Dampak Perang AS-Iran ke RI Tercermin di 4 Kanal Utama, Pentingnya Diversifikasi Portofolio

Kamis, 23 April 2026 - 20:35 WIB
loading...
A A A
Lebih lanjut, Camar menambahkan bahwa secara keseluruhan, ekonomi Indonesia masih memiliki buffer jangka pendek melalui kebijakan fiskal ekspansif dengan pertumbuhan di kisaran 5,2% pada tahun 2026.

“Namun, risiko utama terletak pada durasi shock energi, di mana semakin lama konflik berlangsung, semakin besar tekanan kumulatif terhadap stabilitas makroekonomi,” kaya Camar.

Strategi Investasi di Tengah Volatilitas

Dengan meningkatnya ketidakpastian global serta dinamika pasar domestik, kebutuhan akan strategi investasi yang adaptif menjadi semakin relevan. Volatilitas yang dipicu oleh faktor geopolitik, arah kebijakan suku bunga global, serta pergerakan aliran dana asing mendorong investor untuk lebih selektif dalam mengelola portofolio.

Camar menekankan bahwa pendekatan yang disiplin dan terdiversifikasi menjadi kunci dalam menghadapi kondisi pasar saat ini. “Di tengah volatilitas yang meningkat, investor perlu memastikan alokasi aset tetap seimbang dan tidak terfokus pada satu instrumen saja. Diversifikasi menjadi strategi penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mengoptimalkan peluang,” ujarnya.

Dalam kondisi ini, Camar menjelaskan, bahwa investor dengan profil risiko konservatif dapat mengedepankan strategi defensif dengan menjaga likuiditas melalui instrumen yang relatif stabil. Investasi Reksa Dana Pasar Uang dapat dimanfaatkan sebagai pilihan untuk penempatan dana jangka pendek sekaligus sebagai strategi “parkir dana” sambil menunggu momentum pasar yang lebih optimal.

“Sementara itu, Reksa Dana Pendapatan Tetap dapat menjadi alternatif bagi investor yang menginginkan potensi imbal hasil yang lebih optimal dengan tingkat risiko yang tetap terjaga. Instrumen ini secara historis mampu memberikan kinerja yang relatif stabil, termasuk dalam berbagai fase siklus pasar,” lanjutnya.

Bagi investor dengan profil risiko moderat hingga agresif, peluang tetap terbuka melalui alokasi pada instrumen berbasis obligasi pemerintah maupun saham, khususnya dengan pendekatan investasi bertahap. Strategi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) dapat membantu investor mengurangi risiko timing sekaligus mengoptimalkan potensi pertumbuhan jangka panjang.

“Ke depan, disiplin dalam pengelolaan portofolio, termasuk menjaga keseimbangan alokasi aset dan likuiditas, menjadi faktor kunci dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berkembang. Dengan pendekatan yang terukur dan terdiversifikasi, investor dapat tetap menjaga stabilitas sekaligus memanfaatkan peluang di tengah volatilitas pasar,” jelas Camar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Berita Terkini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved