Dari Earth Day ke Every Day, Masyarakat Diajak Kelola E-Waste lewat Gadget for Good
Jum'at, 24 April 2026 - 21:18 WIB
loading...
A
A
A
Menjawab hal tersebut, Blibli secara konsisten menghadirkan program e-waste collection Gadget for Good dengan menyediakan dropbox pengumpulan limbah elektronik yang dapat diakses sepanjang tahun di lima Blibli Store, yaitu Central Park, Gandaria City, Bintaro Jaya Xchange Mall, Lippo Mall Puri, dan AEON Mall Sentul yang dapat diakses masyarakat sepanjang tahun tanpa perlu menunggu momen khusus.
Seiring berjalannya program, partisipasi masyarakat juga menunjukkan tren positif. Rata-rata volume e-waste yang terkumpul meningkat sebesar 54%, dari 1,5 item per hari pada Desember 2025 menjadi 2,4 item per hari pada kuartal pertama 2026, dengan 3 produk yang paling banyak dikumpulkan, yaitu charger handphone, mouse, dan juga powerbank. Hal ini mencerminkan semakin tumbuhnya kesadaran untuk mengelola perangkat pascapakai secara lebih bertanggung jawab.
“Sustainability merupakan bagian dari cara kami beroperasi setiap hari—bukan sekadar program yang ‘dinyalakan’ saat Earth Day lalu ‘diredupkan’ setelahnya. Kami terus menghadirkan peluang di setiap kanal transaksi, baik online maupun offline, untuk mendorong dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan,” ujar Head of ESG Blibli, Ignacia Chiara Irawan.
Lebih lanjut, Chiara menambahkan, “Komitmen ini kami jalankan secara konsisten melalui berbagai inisiatif pengelolaan limbah, mulai dari Take Back Packaging hingga E-Waste Collection. Inisiatif ini memperluas akses masyarakat terhadap pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab".
"Ke depan, kami akan terus mengembangkan program ini secara bertahap, baik melalui penambahan titik layanan maupun kolaborasi dengan berbagai mitra, karena kami meyakini bahwa ekosistem sirkular hanya dapat terbangun melalui konsistensi dan kolaborasi multipihak yang berkelanjutan," sambungnya.
Berangkat dari program yang sudah berjalan, Blibli mulai memperluas jangkauan e-waste collection melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, tidak hanya di dalam Blibli Store, tetapi juga di ruang publik. Melalui program Gadget for Good, Blibli menghadirkan e-waste collection point yang berlangsung pada 14 April hingga 3 Mei 2026 di Eternity Privilege, Lantai 2 AEON Mall Sentul City.
Seiring berjalannya program, partisipasi masyarakat juga menunjukkan tren positif. Rata-rata volume e-waste yang terkumpul meningkat sebesar 54%, dari 1,5 item per hari pada Desember 2025 menjadi 2,4 item per hari pada kuartal pertama 2026, dengan 3 produk yang paling banyak dikumpulkan, yaitu charger handphone, mouse, dan juga powerbank. Hal ini mencerminkan semakin tumbuhnya kesadaran untuk mengelola perangkat pascapakai secara lebih bertanggung jawab.
“Sustainability merupakan bagian dari cara kami beroperasi setiap hari—bukan sekadar program yang ‘dinyalakan’ saat Earth Day lalu ‘diredupkan’ setelahnya. Kami terus menghadirkan peluang di setiap kanal transaksi, baik online maupun offline, untuk mendorong dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan,” ujar Head of ESG Blibli, Ignacia Chiara Irawan.
Lebih lanjut, Chiara menambahkan, “Komitmen ini kami jalankan secara konsisten melalui berbagai inisiatif pengelolaan limbah, mulai dari Take Back Packaging hingga E-Waste Collection. Inisiatif ini memperluas akses masyarakat terhadap pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab".
"Ke depan, kami akan terus mengembangkan program ini secara bertahap, baik melalui penambahan titik layanan maupun kolaborasi dengan berbagai mitra, karena kami meyakini bahwa ekosistem sirkular hanya dapat terbangun melalui konsistensi dan kolaborasi multipihak yang berkelanjutan," sambungnya.
Berangkat dari program yang sudah berjalan, Blibli mulai memperluas jangkauan e-waste collection melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, tidak hanya di dalam Blibli Store, tetapi juga di ruang publik. Melalui program Gadget for Good, Blibli menghadirkan e-waste collection point yang berlangsung pada 14 April hingga 3 Mei 2026 di Eternity Privilege, Lantai 2 AEON Mall Sentul City.
Lihat Juga :