6 Kapal Tanker Minyak Iran Diusir Paksa Militer AS, Selat Hormuz Kini Jadi Lautan Mati

Selasa, 28 April 2026 - 17:49 WIB
loading...
A A A


Selat Hormuz biasanya menangani 20% pasokan minyak dan LNG harian dunia. Namun kini aktivitas jalur nadi energi dunia itu sangat terbatas, ketika pembicaraan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat masih alot setelah dua bulan berperang.

Nasib 20.000 Pelaut yang Terjebak

Di balik angka-angka ekonomi yang fantastis, terdapat krisis kemanusiaan yang nyata. Ada sekitar 20.000 pelaut dan ratusan kapal yang saat ini masih terdampar di dalam Teluk tanpa kepastian kapan bisa keluar.

Baca Juga: Efek Domino Selat Hormuz: Pasokan Avtur Eropa Tercekik, 20 Ribu Penerbangan Dibatalkan

Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO) PBB, Arsenio Dominguez memperingatkan, bahwa situasi ini memberikan tekanan psikologis yang luar biasa bagi para pelaut. "Semakin lama situasi ini berlanjut, semakin besar risiko kecelakaan serius, termasuk bencana lingkungan," tegasnya.

Teka-teki 'Kapal Hantu' Menuju Asia

Meskipun blokade AS terlihat sangat ketat, data dari TankerTrackers.com menunjukkan adanya celah. Dua tanker yang membawa sekitar empat juta barel minyak Iran dilaporkan berhasil melewati blokade pada 24 April dengan tujuan Asia.

Namun, nasib muatan tersebut masih menjadi tanda tanya besar. Analis menyebut militer AS telah memperluas jangkauan pencegatan hingga ke Selat Malaka. Belum jelas apakah kargo tersebut akan sampai ke tangan pembeli atau justru dicegat di tengah jalan dan dipaksa kembali ke Iran.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Rekomendasi
KPK Sita Rumah Bupati...
KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Berita Terkini
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved