Dari Jualan Gorengan Keliling hingga Jadi CEO Republic Laptop, Ini Kisah Perjuangan Bayu Aji

Selasa, 28 April 2026 - 18:30 WIB
loading...
Dari Jualan Gorengan...
Bayu Aji dulu berjualan gorengan keliling, tapi sekarang menjadi CEO PT Zabran Internasional Group, perusahaan yang menaungi brand Republic Laptop. Foto/Bayu Aji
A A A
BANDUNG - Banyak orang bermimpi menjadi pengusaha sukses. Namun tidak semua siap menjalani proses panjang, tekanan mental, kegagalan berulang, hingga pengkhianatan yang sering menjadi "harga mahal" dari sebuah perjalanan bisnis.

Kisah itulah yang pernah dialami Bayu Aji (35)—juga dikenal dengan nama akun media sosial @Bayu.Tube—, CEO PT Zabran Internasional Group, perusahaan yang menaungi brand teknologi Republic Laptop.

Baca Juga: Peran Perempuan Kian Strategis di Industri Migas

Tidak banyak yang tahu, jauh sebelum memimpin perusahaan dengan jaringan outlet di beberapa kota, Bayu pernah menjalani masa kecil yang tidak mudah. Saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), dia sudah terbiasa memulung rongsok dan ayahnya adalah seorang tukang tambal ban. Memasuki masa kuliah, dia kembali berjuang dengan berjualan gorengan menggunakan gerobak dorong. Namun dari keterbatasan itulah mental bertumbuh.

"Sejak kecil saya belajar satu hal: hidup tidak selalu memberi pilihan nyaman. Tapi selalu memberi kesempatan bagi yang mau berjuang," ujar Bayu.

Jatuh Bangun Bisnis sejak Kuliah


Perjalanan bisnis Bayu dimulai sejak 2010 saat masih kuliah. Dia merintis berbagai usaha, mulai dari jualan online di Kaskus, bisnis jam tangan, butik, konfeksi fashion hijab hingga bisnis F&B. Namun perjalanan tersebut tidak selalu mulus.

Dia pernah mengalami kebangkrutan. Dia juga pernah tertipu supplier hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, dia pernah merasakan dikhianati oleh orang-orang kepercayaannya sendiri.

Alih-alih menyerah, pengalaman pahit tersebut justru membentuk cara berpikir baru. "Dari situ saya belajar bahwa bisnis tidak cukup hanya semangat. Harus dibangun dengan sistem, manajemen, dan budaya kerja yang kuat," katanya.

Kesadaran itulah yang kemudian menjadi fondasi lahirnya brand Republic Laptop. Berawal merintis usaha fashion sejak 2010 hingga akhirnya fokus di usaha laptop dan dipercaya masyarakat, brand rintisannya—Republic Laptop—menjadi market leader yang saat ini sedang berkembang.

Bisnis Teknologi dari Nol hingga Miliki Jaringan Outlet


Sejak didirikan Bayu Aji, Republic Laptop sekarang telah memiliki 5 outlet laptop, lini usaha software di bidang IT, serta pengembangan program pendidikan melalui buku sekolah bisnis. Menurut Bayu, pertumbuhan perusahaan tidak terjadi secara instan.

"Qodarullah semua ini atas izin Allah, doa orang tua, istri, dan tim. Saya hanya menjalankan prosesnya," ujarnya.

Namun di balik pertumbuhan tersebut, ada satu prinsip yang selalu dia pegang: "Perusahaan tidak bisa hidup hanya dari target. Perusahaan harus punya visi, misi, dan budaya yang jelas. Itu yang menentukan cara tim berpikir, bekerja, dan berkembang."

Emban Visi Mencerdaskan Kehidupan Bangsa


Berbeda dengan banyak bisnis retail teknologi lain, Republic Laptop hadir dengan pendekatan yang lebih dekat ke kebutuhan masyarakat. Perusahaan ini membawa visi besar: "Mencerdaskan kehidupan bangsa melalui akses teknologi yang lebih mudah, aman, dan terpercaya."

Melalui pendekatan tersebut, Republic Laptop berkembang menjadi salah satu toko laptop yang dikenal luas oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar, pekerja profesional, hingga public figur dan pelaku bisnis. Sejak awal berdiri, brand ini juga viral karena pendekatan edukatif kepada konsumen serta layanan purna jual yang kuat.

Republic Laptop hadir dengan konsep retail teknologi modern yang tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga membangun pengalaman pelanggan. Beberapa diferensiasi yang ditawarkan antara lain produk lengkap dan berkualitas, sistem pelayanan profesional, after-sales bergaransi hingga 1 tahun—termasuk laptop second, konsep branding retail modern dan scalable, dan pendekatan edukasi kepada konsumen sebelum membeli.

Menurut Bayu, fokus utama bisnisnya bukan sekadar transaksi. "Kami tidak hanya menjual laptop. Kami ingin membangun ekosistem teknologi yang membantu orang berkembang," paparnya.

Ekosistem Bisnis Teknologi untuk Masyarakat


Saat ini, Republic Laptop terus memperluas layanan menjadi sebuah ekosistem teknologi yang mencakup penjualan laptop dan komputer, aksesori dan perangkat pendukung, service dan maintenance, software dan hardware support, serta rental laptop dalam skala besar untuk perusahaan dan institusi.

Model bisnis ini membuat Republic Laptop berkembang menjadi salah satu pemain kuat di kategori retail laptop baru dan second bergaransi di Indonesia.

Bagi Bayu, kesuksesan bukan sekadar soal pertumbuhan bisnis. Ada misi yang lebih besar di baliknya.

"Dulu saya pernah ada di posisi tidak punya apa-apa. Hari ini, kalau usaha saya bisa membantu orang mendapatkan akses teknologi yang lebih baik, membuka lapangan kerja, dan membantu anak muda berkembang—itu adalah sebuah legacy yang paling berharga," imbuh dia.

Perjalanan dari berjualan gorengan kelililing hingga memimpin perusahaan teknologi nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan titik awal dari sebuah perubahan besar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CEO Harus Adaptif di...
CEO Harus Adaptif di Tengah Tekanan Global, Bos Finnet Buktikan Lewat Penghargaan
Kerja Sama Bilateral,...
Kerja Sama Bilateral, Business Matching Indonesia-Korea Digelar di Seoul
Kisah Inspiratif, Visi...
Kisah Inspiratif, Visi Princess Athifah Integrasikan Industri Kreatif dan Pariwisata Global
Arief Rahman Prasetyo,...
Arief Rahman Prasetyo, Sosok Inspiratif Pebisnis Muda
Kisah Inspiratif Bang...
Kisah Inspiratif Bang RAN, dari Jerat Utang Trading Kini Bangun Komunitas Gratis
Kisah Sipetek Food,...
Kisah Sipetek Food, Banting Setir Karyawan Migas Jadi Pengepul Sampah Ikan Beromzet Ratusan Juta
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Rekomendasi
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved