Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal

Selasa, 05 Mei 2026 - 23:03 WIB
loading...
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Faisol Riza menjajaki berbagai peluang investasi Rusia di Indonesia, ketika menghadiri Indonesia-Russia Business & Investment Forum di St. Petersburg, Rusia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menjajaki berbagai peluang investasi Rusia di Indonesia, ketika menghadiri Indonesia-Russia Business & Investment Forum di St. Petersburg, Rusia pada akhir April lalu. Forum inimerupakan salah satu rangkaian penyelenggaraan Industrial International Exhibition (INNOPROM) 2026, yang akan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.

INNOPROM merupakan pameran industri internasional tahunan terbesar di Rusia, yang mempertemukan para pelaku industri, investor, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara guna membangun kemitraan strategis.

"Indonesia tahun ini ditunjuk sebagai partner country INNOPROM. Tahun sebelumnya Arab Saudi dan tahun sebelumnya China. Menuju persiapan itu, ada business forum di St. Petersburg," kata Wamen Riza dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (5/5/2026).

Baca Juga: Faisol Riza: Kunjungan Delegasi Indonesia ke Turki untuk Promosikan Produk Halal

Dalam forum Indonesia-Russia Business & Investment, lanjut Wamen Riza, para pengusaha Indonesia Rusia hadir untuk membahas dan melakukan business matching, termasuk menjajaki peluang investasi di Indonesia. Beberapa pembahasan yang mengemuka dalam forum ini termasuk kemungkinan investasi pembangunan galangan kapal, serta kerja sama pemenuhan kebutuhan pupuk oleh perusahaan Rusia.

"PT Pupuk Indonesia menyampaikan beberapa kemungkinan kerja sama yang bisa dilakukan terutama memenuhi kebutuhan fosfat dan kayu. Ini diproduksi untuk kebutuhan pupuk NPK," ujar Wamenperin.



Selain itu, Moskow melalui perusahaan Rosatom, juga menawarkan investasi teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir terapung. Wamen Riza menyambut baik tawaran ini, sebab sudah diimplementasikan oleh Vietnam dan Myanmar yang terlebih dahulu bekerja sama dengan Rusia.

"Rosatom membuat presentasi mengenai pembangkit listrik yang floating. Jadi dia tidak landed di daratan, tetapi ditempatkan di sebuah fasilitas di laut yang berdekatan dengan daratan. Lalu pembangunannya dilaksanakan dan pembangkitnya dibangun di fasilitas itu untuk bisa luruskan ke daratan," ujar dia.

Lebih lanjut, Wamen Riza turut menyodorkan produk industri halal RI, mengingat terdapat 25 juta penduduk Muslim di Rusia. Menurut dia, ini menjadi pasar potensial untuk produk halal Indonesia di bidang kosmetik, fashion, maupun makanan dan minuman.

"Apapun produk-produk industri halal saya yakin sekali akan menjadi produk yang bisa diterima oleh masyarakat muslim Rusia," kata Wamen Riza.

Baca Juga: Wamenperin Sidak Pabrik Chery: TKDN 40% Kurang, Maunya 60%!

Di sela-sela kunjungan, Wamenperin juga sempat mendatangi St. Petersburg State University dan RusChemAlliance LLC guna membahas berbagai peluang kerja sama, antara lain kemitraan sekolah tinggi vokasi dengan kampus-kampus di Rusia, serta penyediaan LNG dan LPG untuk memenuhi kebutuhan energi, baik sebagai konsumsi maupun bahan baku.

"Tentu saja kita juga membutuhkan pasokan LPG karena kebutuhan industri yang makin besar, makin meningkat dan sebagai bahan baku tentu saja gas yang liquid ini bisa digunakan untuk bahan baku industri," ujar dia.

"Walaupun harganya cukup mahal, mereka bisa menawarkan yang lebih kompetitif daripada sumber-sumber LPG di negara-negara lain," ungkap Wamen Riza menambahkan.

Secara terpisah, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Alexei Gruzdev menekankan komitmen negaranya dalam memperkuat ekonomi antara Indonesia dan Rusia. Dia menilai kemitraan jangka panjang kedua negara menjadi fondasi penting untuk memperluas kerja sama industri.

Diketahui, Indonesia-Russia Business & Investment Forum dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, yang terdiri dari perwakilan pemerintah dan pelaku usaha kedua negara. Juga dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Rusia, dan perwakilan Pemerintah Kota St. Petersburg.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Rekomendasi
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Sering Lelah dan Mudah...
Sering Lelah dan Mudah Ngantuk Meski Tidur Cukup? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved