Pembayaran QRIS Bisa Dipakai di China, Peluang Baru bagi UMKM

Kamis, 07 Mei 2026 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain, pengguna asal Indonesia juga dapat bertransaksi di China dengan memindai kode QR melalui aplikasi pembayaran yang mendukung sistem QRIS Antarnegara. Pada tahap awal yang dimulai sejak 30 April 2026, implementasi mencakup layanan bagi pengguna (issuer) dan merchant (acquirer).

Vicky menjelaskan, sebagai penyedia jasa pembayaran yang berperan di sisi issuer dan acquirer, Netzme menghadirkan layanan bagi pengguna Indonesia untuk bertransaksi di China melalui Netzme Pay, sekaligus mendukung merchant domestik menerima pembayaran dari wisatawan China melalui Toko Netzme dan QRIS Soundbox Netzme.

Baca Juga: Indonesia Kebut Dedolarisasi, Ini Daftar 6 Negara Pengguna QRIS

Implementasi QRIS lintas negara tersebut hadir di tengah pertumbuhan pesat penggunaan QRIS di dalam negeri. Data Bank Indonesia mencatat hingga triwulan I-2026 jumlah merchant QRIS mencapai 44 juta, dengan mayoritas berasal dari sektor UMKM, sementara total pengguna mencapai 61,7 juta.

Pada periode yang sama, transaksi QRIS inbound tercatat sebanyak 2,79 juta transaksi dengan nilai Rp713,59 miliar. Adapun transaksi outbound mencapai 737.647 transaksi senilai Rp249,26 miliar.
Menurut Vicky, perkembangan tersebut menunjukkan pembayaran digital kini telah menjadi infrastruktur utama bagi pelaku usaha, bukan lagi sekadar fasilitas tambahan. Integrasi QRIS Antarnegara diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM Indonesia dalam ekosistem ekonomi digital global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved