Kejatuhan Rupiah Lanjut di Akhir Pekan, Hari Ini Ditutup Sentuh Rp17.382 per Dolar AS
Jum'at, 08 Mei 2026 - 15:52 WIB
loading...
A
A
A
Terlepas dari pertempuran yang kembali terjadi, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa gencatan senjata masih berlaku.
Baku tembak terjadi ketika Washington menunggu tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian terbaru, yang tidak membahas sejumlah isu kontroversial termasuk tuntutan AS untuk membuka kembali selat tersebut, jalur bagi seperlima pasokan minyak dan gas dunia sebelum perang yang sebagian besar telah ditutup sejak konflik, yang juga mencakup serangan oleh Israel, dimulai pada 28 Februari.
Baca Juga: Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
Kemudian, para pejabat Federal Reserve (Fed) memberikan pernyataan yang berbeda. Beth Hammack dari Fed Cleveland menyatakan bahwa suku bunga "akan tetap stabil untuk beberapa waktu,".
Mary Daly dari Fed San Francisco beralih ke sikap netral hingga agresif, mengatakan bahwa ia berkomitmen untuk mengembalikan inflasi ke target 2 persen Fed. Pada saat yang sama, Presiden Fed Minneapolis, Neel Kashkari, mengatakan inflasi terlalu tinggi.
Hari ini fokus pasar adalah data ketenagakerjaan AS untuk bulan April, yang akan dirilis malam nanti pukul 19.30 WIB. Para ekonom memperkirakan peningkatan 62.000 pekerjaan untuk bulan April, sementara Tingkat Pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,3 persen.
Laporan ini mungkin akan menentukan langkah selanjutnya Federal Reserve (Fed) terkait kebijakan suku bunga.
Baku tembak terjadi ketika Washington menunggu tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian terbaru, yang tidak membahas sejumlah isu kontroversial termasuk tuntutan AS untuk membuka kembali selat tersebut, jalur bagi seperlima pasokan minyak dan gas dunia sebelum perang yang sebagian besar telah ditutup sejak konflik, yang juga mencakup serangan oleh Israel, dimulai pada 28 Februari.
Baca Juga: Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
Kemudian, para pejabat Federal Reserve (Fed) memberikan pernyataan yang berbeda. Beth Hammack dari Fed Cleveland menyatakan bahwa suku bunga "akan tetap stabil untuk beberapa waktu,".
Mary Daly dari Fed San Francisco beralih ke sikap netral hingga agresif, mengatakan bahwa ia berkomitmen untuk mengembalikan inflasi ke target 2 persen Fed. Pada saat yang sama, Presiden Fed Minneapolis, Neel Kashkari, mengatakan inflasi terlalu tinggi.
Hari ini fokus pasar adalah data ketenagakerjaan AS untuk bulan April, yang akan dirilis malam nanti pukul 19.30 WIB. Para ekonom memperkirakan peningkatan 62.000 pekerjaan untuk bulan April, sementara Tingkat Pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,3 persen.
Laporan ini mungkin akan menentukan langkah selanjutnya Federal Reserve (Fed) terkait kebijakan suku bunga.
Lihat Juga :