Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik

Senin, 11 Mei 2026 - 18:57 WIB
loading...
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di balik terhubungannya QRIS dan QR China, dengan menghadirkan kapasitas teknologi yang mampu menangani hingga 1.500 transaksi per detik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) meluncurkan implementasi QRIS antarnegara untuk Republik Rakyat China (RRC) di sela-sela peluncuran Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI). Dengan terhubungannya QRIS dan QR China , masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah melalui telepon genggam.

Kolaborasi sistem pembayaran dua negara ini karena transaksi perdagangan antara Indonesia dengan China mencapai USD18 miliar. Implementasi soft launching QRIS lintas negara di China tersebut menjadi tonggak baru dalam transformasi sistem pembayaran digital Indonesia di tingkat internasional.

Langkah strategis ini membuka kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang berada di China, baik wisatawan maupun pelaku bisnis, untuk melakukan transaksi secara instan hanya dengan memindai kode QR tanpa harus repot menukarkan uang tunai maupun menggunakan metode pembayaran konvensional yang lebih rumit.

"Kehadiran QRIS di China sekaligus menunjukkan kesiapan infrastruktur digital nasional dalam mendukung konektivitas sistem pembayaran regional yang semakin terintegrasi di era ekonomi digital global," ujar Direktur Technology Product and Operation dan PLT Direktur Finance Risk and Management Finnet Indonesia (Finpay), Apep Noormansyah dalam pernyataannya.

Baca Juga: Indonesia dan China Lanjutkan Dedolarisasi, QRIS Kedua Negara Sudah Saling Terhubung

Perluasan penggunaan QRIS di China lanjut Apep juga dinilai menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ekosistem transaksi lintas negara yang aman, cepat, dan transparan. Dengan sistem pembayaran yang semakin terkoneksi, masyarakat Indonesia kini dapat bertransaksi di berbagai merchant di China menggunakan aplikasi pembayaran domestik yang telah terhubung dengan layanan QRIS.



Kemudahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat Indonesia saat bepergian ke luar negeri, terutama ke China yang menjadi salah satu pusat perdagangan dan destinasi perjalanan internasional terbesar di dunia. Pengguna tidak lagi direpotkan dengan risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar ataupun biaya tambahan akibat penukaran mata uang asing.

Implementasi QRIS lintas negara kata Apep juga mencerminkan perkembangan gaya hidup digital masyarakat modern yang semakin mengandalkan transaksi non-tunai dalam berbagai aktivitas. Sistem pembayaran berbasis QR dinilai mampu memberikan efisiensi lebih tinggi karena proses transaksi berlangsung secara real time dan terintegrasi secara digital.

Dibalik kelancaran sistem tersebut, dukungan infrastruktur teknologi menjadi faktor utama. "Finpay menghadirkan kapasitas teknologi yang mampu menangani hingga 1.500 transaksi per detik guna memastikan stabilitas layanan tetap terjaga di tengah potensi peningkatan volume transaksi internasional," ujar Apep.

Baca Juga: Indonesia Kebut Dedolarisasi, Ini Daftar 6 Negara Pengguna QRIS

Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung perluasan inklusi keuangan digital sekaligus menjaga kenyamanan pengguna saat melakukan pembayaran lintas negara. Infrastruktur yang andal juga menjadi fondasi utama dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital nasional di pasar global.

Ekspansi QRIS ke China sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam pengembangan sistem pembayaran digital regional. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam membangun konektivitas ekonomi digital antarnegara serta mempercepat integrasi ekosistem finansial global.

Ke depan, inovasi layanan pembayaran digital diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transaksi yang praktis, aman, dan tanpa batas wilayah.

"QRIS pun dipandang bukan lagi sekadar alat pembayaran, tetapi telah menjadi bagian dari transformasi gaya hidup digital masyarakat Indonesia di era modern," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Kemudahan Digital Jadi...
Kemudahan Digital Jadi Bagian dari Gaya Hidup Modern
Pembayaran Pajak Kendaraan...
Pembayaran Pajak Kendaraan di NTT Kini Dilakukan secara Digital
Dukung Transaksi Lintas...
Dukung Transaksi Lintas Negara Lebih Praktis, QRIS ShopeePay Kini Bisa Digunakan di China
Rekomendasi
Telepon dari Customer...
Telepon dari Customer Bikin Syok! Siapa Sosok yang Sebenarnya Dibonceng Ojol Ini?
Wardatina Mawa Akan...
Wardatina Mawa Akan Pakai Baju Putih saat Sidang Putusan Cerai, Simbol Akhir Pernikahan dengan Insanul Fahmi
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved