Ekspor Minyak Saudi ke China Jeblok, Diramal Hanya 333.000 Barel per Hari
Senin, 11 Mei 2026 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, lonjakan harga minyak justru mendongkrak keuntungan Saudi Aramco. Perusahaan energi terbesar dunia itu membukukan laba bersih kuartal I-2026 sebesar USD33,6 miliar atau naik 26% dibandingkan tahun sebelumnya, ditopang kenaikan harga minyak dan optimalisasi pipa East-West sepanjang 745 mil yang mengalihkan distribusi minyak dari Teluk Persia ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah.
Baca Juga: Mesir Kirim Jet Tempur ke UEA untuk Tembak Jatuh Drone dan Rudal Iran, Ini Respons Teheran
Pipa tersebut mencapai kapasitas penuh sebesar 7 juta barel per hari sejak akhir Maret, dengan sekitar 5 juta barel per hari tersedia untuk ekspor. Jalur alternatif itu menjadi andalan Arab Saudi untuk mempertahankan pasokan di tengah penutupan Selat Hormuz yang disebut International Energy Agency (IEA) sebagai gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global.
Kondisi tersebut memperlihatkan tekanan besar yang masih membayangi pasar energi dunia. Selain memperketat pasokan minyak global, gangguan distribusi di kawasan Timur Tengah juga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi energi dan perlambatan ekonomi di berbagai negara pengimpor utama, termasuk China.
Baca Juga: Mesir Kirim Jet Tempur ke UEA untuk Tembak Jatuh Drone dan Rudal Iran, Ini Respons Teheran
Pipa tersebut mencapai kapasitas penuh sebesar 7 juta barel per hari sejak akhir Maret, dengan sekitar 5 juta barel per hari tersedia untuk ekspor. Jalur alternatif itu menjadi andalan Arab Saudi untuk mempertahankan pasokan di tengah penutupan Selat Hormuz yang disebut International Energy Agency (IEA) sebagai gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global.
Kondisi tersebut memperlihatkan tekanan besar yang masih membayangi pasar energi dunia. Selain memperketat pasokan minyak global, gangguan distribusi di kawasan Timur Tengah juga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi energi dan perlambatan ekonomi di berbagai negara pengimpor utama, termasuk China.
(nng)
Lihat Juga :