Industri Sawit RI Tumbuh Positif, Kebutuhan Komponen Pabrik Ikut Meningkat
Senin, 11 Mei 2026 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, tantangan utama industri pengolahan sawit saat ini bukan hanya kapasitas produksi, tetapi juga ketahanan peralatan di lapangan. Karena itu, perusahaan menerapkan standar pengujian material yang mengacu pada standar Singapura dan Malaysia, termasuk uji tarik dan uji putus untuk memastikan daya tahan komponen.
Baca Juga: BPDP Dorong Hilirisasi Sawit Skala UMKM ke Pasar Global
Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi industri sawit untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri. Selain kebutuhan pangan, konsumsi sawit nasional juga terdorong oleh sektor energi melalui implementasi program biodiesel B50 yang mulai diperluas pada 2026.
Dengan pertumbuhan produksi dan ekspor yang terus meningkat, industri pendukung seperti manufaktur komponen mekanis diperkirakan akan memainkan peran penting dalam menjaga keberlanjutan operasional pabrik sawit nasional sekaligus memperkuat daya saing industri Indonesia di pasar global.
Baca Juga: BPDP Dorong Hilirisasi Sawit Skala UMKM ke Pasar Global
Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi industri sawit untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri. Selain kebutuhan pangan, konsumsi sawit nasional juga terdorong oleh sektor energi melalui implementasi program biodiesel B50 yang mulai diperluas pada 2026.
Dengan pertumbuhan produksi dan ekspor yang terus meningkat, industri pendukung seperti manufaktur komponen mekanis diperkirakan akan memainkan peran penting dalam menjaga keberlanjutan operasional pabrik sawit nasional sekaligus memperkuat daya saing industri Indonesia di pasar global.
(nng)
Lihat Juga :