Rupiah Menangis Tembus Rp17.529, Purbaya: Itu Urusan Bank Sentral

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:26 WIB
loading...
Rupiah Menangis Tembus...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Selasa (12/5/2026). FOTO/Anggie Ariesta
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa otoritas penuh atas pengendalian nilai tukar Rupiah berada di tangan Bank Indonesia (BI) selaku bank sentral. Hal ini muncul merespons pelemahan nilai tukar Rupiah yang kian tajam serta adanya wacana pemanggilan dirinya oleh DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Purbaya menyatakan bahwa secara konstitusional, mandat untuk menjaga stabilitas mata uang tidak berada di bawah kementerian yang ia pimpin. "Belum (bertemu DPR), tapi kalau rupiah itu urusan bank sentral, bukan urusan kementerian keuangan," ujar Purbaya saat ditemui di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Rupiah Kian Babak Belur, Dolar AS Kini Tembus Rp17.529

Terkait rencana Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang berniat memanggil otoritas keuangan dan moneter guna meminta penjelasan atas kondisi makro terkini, Purbaya menyatakan kesiapannya untuk hadir. Namun, ia menekankan bahwa kapasitasnya dalam urusan nilai tukar cenderung pasif dibandingkan Bank Indonesia.

"Iya kita siap. Kalau saya kan pasif di situ. Harusnya bank sentral saja yang menjelaskan kenapa. Karena tugas bank sentral hanya satu, menentukan undang-undang kan. Menjaga stabilitas, nilai tukar, dan yang lain," tegasnya.



Meski tekanan terhadap Rupiah terus meningkat, Purbaya memastikan bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tidak memiliki agenda untuk berkumpul dalam waktu dekat guna merumuskan kebijakan baru secara spesifik terkait nilai tukar.

Baca Juga: Susul Pelemahan Rupiah, IHSG Tersungkur ke 6.858 Sore Ini

Pemerintah memilih untuk memberikan ruang bagi Bank Indonesia menjalankan instrumen moneternya secara independen. Saat ditanya mengenai langkah apa yang akan diambil pemerintah untuk merespons kondisi ini, Purbaya menegaskan kembali kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan Bank Indonesia.

"Kita lihat, kita serahkan ke bank sentral. Karena mereka yang perwenang untuk melakukan kebijakan nilai tukar. Dan kita percaya mereka bisa mengendalikan nilai tukar," pungkasnya.

Adapun rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (12/5/2026), turun 115 poin atau sekitar 0,66 persen ke level Rp17.529 per dolar AS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Spesifikasi C-130J-30,...
Spesifikasi C-130J-30, Raksasa Langit TNI AU yang Tembus Langit Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved