Dolar AS Tembus Rp17.500, Purbaya Gelar Rapat Dadakan di Lobi Kemenkeu

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:44 WIB
loading...
Dolar AS Tembus Rp17.500,...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar rapat mendadak bersama jajaran pejabat teras Kementerian Keuangan di lobi Gedung Djuanda I, Selasa (12/5/2026) sore. FOTO/Anggie Ariesta
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar rapat mendadak bersama jajaran pejabat teras Kementerian Keuangan di lobi Gedung Djuanda I, Selasa (12/5/2026) sore.
Pertemuan darurat ini dilakukan guna mematangkan langkah pemerintah dalam mengaktifkan skema dana stabilisasi obligasi atau Bond Stabilization Fund (BSF) menyusul tertekannya nilai tukar Rupiah ke level terburuk sepanjang sejarah di angka Rp17.500 per dolar AS.

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci, antara lain Sekjen Kemenkeu Robert Leonard Marbun, Dirjen PPR Suminto, Dirjen Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti, serta Plh Dirjen Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Ferry Ardiyanto. Seusai pertemuan, Purbaya mengonfirmasi bahwa agenda utama pembahasan adalah optimalisasi BSF. "Kira-kira terkait itu," ungkap Purbaya singkat mengenai tujuan rapat tersebut.

Baca Juga: Rupiah Menangis Tembus Rp17.529, Purbaya: Itu Urusan Bank Sentral

Menurut Purbaya, pemerintah berencana membantu Bank Indonesia (BI) meredam gejolak nilai tukar dengan melakukan intervensi di pasar Surat Berharga Negara (SBN). Strategi ini dilakukan dengan menjaga tingkat imbal hasil (yield) agar tetap kompetitif melalui pembelian surat utang yang dilepas oleh investor asing menggunakan dana kas negara dalam skema BSF.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Rekomendasi
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved