IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Rabu, 13 Mei 2026 - 12:53 WIB
loading...
A
A
A
Hasan menilai kondisi pasar saat ini justru dapat menjadi peluang akumulasi bagi investor jangka panjang, terutama terhadap emiten yang masih mencatatkan pertumbuhan kinerja dan memiliki prospek bisnis positif.
"Sebetulnya kami berharap para investor kita secara selektif memanfaatkan momentum ini. Untuk masuk di pasar dan memilih saham-saham terbaik yang secara prospektif dapat terus melakukan perbaikan kinerja dari waktu-waktu ke depannya," pungkasnya.
Sebagai informasi, posisi IHSG hingga pukul 11.49 berada di level 6.738 atau terkoreksi 1,76% dibandingkan penutupan sebelumnya. Indeks sempat bergerak di level tertingginya 6.787 dan level terendahnya di level 6.726.
Akumulasi transaksi hingga menjelang penutupan sebanyak 24,18 miliar lembar saham atau senilai Rp10,06 triliun. Sebanyak 277 emiten menguat, 408 tertekan, dan 274 emiten stagnan.
"Sebetulnya kami berharap para investor kita secara selektif memanfaatkan momentum ini. Untuk masuk di pasar dan memilih saham-saham terbaik yang secara prospektif dapat terus melakukan perbaikan kinerja dari waktu-waktu ke depannya," pungkasnya.
Sebagai informasi, posisi IHSG hingga pukul 11.49 berada di level 6.738 atau terkoreksi 1,76% dibandingkan penutupan sebelumnya. Indeks sempat bergerak di level tertingginya 6.787 dan level terendahnya di level 6.726.
Akumulasi transaksi hingga menjelang penutupan sebanyak 24,18 miliar lembar saham atau senilai Rp10,06 triliun. Sebanyak 277 emiten menguat, 408 tertekan, dan 274 emiten stagnan.
(akr)
Lihat Juga :