Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:40 WIB
loading...
Kembangkan Pil GLP-1,...
Pil Wegovy produksi Novo Nordisk telah diluncurkan pada Januari 2026. Puluhan ribu orang telah mulai mengonsumsi Wegovy dalam empat bulan sejak diluncurkan di AS. Foto/Dok. Novo Nordisk
A A A
JAKARTA - Pil Wegovy produksi Novo Nordisk telah diluncurkan pada Januari 2026. Puluhan ribu orang telah mulai mengonsumsi Wegovy dalam empat bulan sejak diluncurkan di AS, sebagian besar dari mereka baru pertama kali menggunakan kategori GLP-1.

Penyedia layanan telemedisin LifeMD mengatakan, bisnis mereka meningkat dua kali lipat hampir dalam semalam sebagai efek positif dari peredaran Wegovy. “Kami mengalami peningkatan jumlah pasien baru dari 300-400 pasien per hari menjadi 600 -1.000 pasien per hari,” kata CEO Justin Schreiber, Rabu (13/5/2026). Baca juga: Faktor Genetik Bisa Sebabkan Obesitas, Tapi Masih Bisa Dicegah

Schreiber sudah memprediksi akan adanya peningkatan permintaan, tetapi tingkat minat sebesar itu mengejutkannya. “Tidak diragukan lagi bahwa peluncuran obat oral Novo Nordisk telah meningkatkan akses,” lanjutnya.

Investor akan mendapatkan gambaran baru tentang momentum pil Wegovy ketika Novo melaporkan hasil kuartal pertama 2026. Wegovy menggunakan bahan utama yang sama dengan pen suntik GLP-1 mingguan mereka.

Perusahaan tersebut terkadang kesulitan memproduksi peptida dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan suntikan yang melonjak, dan formulasi oral membutuhkan lebih banyak lagi. Keraguan tentang dominasi kompetitor di pasar muncul musim panas lalu ketika perusahaan tersebut mengatakan pilnya membantu orang menurunkan berat badan sekitar 12% dari berat badan mereka, rata-rata.

Para pengamat memperhatikan Novo Nordisk memanfaatkan peluang tersebut dan mulai menyoroti khasiat semaglutide oral. Yakni bahan aktif dalam Wegovy milik Novo, yang menghasilkan penurunan berat badan hampir 17% dalam uji coba terpisah. “Orang-orang sangat tertarik karena ini adalah pil GLP-1 yang paling ampuh saat ini di pasaran,” kata CEO Novo Nordisk, Mike Doustdar. Baca juga: Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran

Pil Wegovy membantu memperluas pasar GLP-1, menjangkau pasien yang sebelumnya tidak akan mencari pengobatan karena takut jarum suntik atau kesulitan mengakses suntikan, yang dulunya jauh lebih mahal daripada pil saat ini bagi banyak pasien. Kompetitor tampaknya masih harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dari Novo Nordisk.

Novo Nordisk belum mengungkapkan detail spesifik mengenai potensi peluncuran pil Wegovy di luar AS. Namun pada Maret lalu, perusahaan tersebut mengumumkan investasi manufaktur sebesar USD500 juta di Irlandia untuk memenuhi permintaan saat ini dan di masa mendatang untuk produk oralnya di luar AS.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu...
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu di Kamboja, MDLA Perkuat Ekosistem Healthcare Regional
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Faktor Genetik Bisa...
Faktor Genetik Bisa Sebabkan Obesitas, Tapi Masih Bisa Dicegah
Pernah Obesitas, Ini...
Pernah Obesitas, Ini Kisah dr. Gia Pratama Turun Berat Badan dari 100Kg
Rekomendasi
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Berita Terkini
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved