Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo

Senin, 18 Mei 2026 - 23:11 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan data Refinitiv pada perdagangan hari ini, mata uang Garuda sempat melemah sekitar 1,15% hingga menembus level Rp17.660 per Dolar AS. Perry menjelaskan depresiasi ini dipicu oleh tingginya eskalasi ketidakpastian global, mulai dari berkecamuknya konflik bersenjata di Timur Tengah, lonjakan harga minyak mentah dunia, hingga sikap Bank Sentral AS (The Fed) yang mempertahankan suku bunga tinggi (Fed Fund Rate).

Baca Juga: Rupiah Jeblok Tembus Rp17.600 per Dolar AS, DPR Desak Gubernur BI Mundur

Dari sisi domestik, pelemahan makin diperberat oleh siklus tahunan di mana permintaan valuta asing (valas) melonjak tajam akibat musim pembagian dividen korporasi, jadwal pembayaran utang luar negeri, hingga pemenuhan kebutuhan dana untuk musim haji. “Tiap tahun tertekan pada Mei dan Juni karena demand tinggi,” kata Perry.

Meski saat ini berfluktuasi di kisaran Rp17.600-an per dolar AS, Perry tetap optimistis rata-rata nilai tukar rupiah sepanjang tahun berjalan akan mampu mencapai level Rp16.800 per dolar AS. Angka tersebut merupakan batas atas dari kalkulasi nilai fundamental kurs yang telah dirumuskan BI dalam penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN 2026.

Perry menjabarkan secara fundamental, rata-rata target nilai tukar yang ditetapkan BI sebesar Rp16.500 per dolar AS, dengan rentang batas bawah pada level Rp16.200 dan batas atas di level Rp16.800. “Nilai fundamentalnya berapa? average of the year Rp16.500, kisaran bawahnya Rp16.200 kisaran atasnya Rp 16.800,” kata Perry.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Rekomendasi
2 Korban KM Nurul Salsa...
2 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan dalam Keadaan Selamat, 18 Orang Masih Hilang
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Final Piala Dunia 2026:...
Final Piala Dunia 2026: Ribuan Suporter Terjebak Antrean
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved