Resmikan SPKLU ke-5.000 di Priok, PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik
Jum'at, 22 Mei 2026 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, SPKLU Center Tanjung Priok juga dilengkapi fasilitas penunjang, seperti lounge, fasilitas pengisian angin ban, kamar kecil, serta vending machine. Dengan fasilitas tersebut, proses pengisian daya tidak lagi diposisikan sebagai waktu tunggu yang pasif, tetapi sebagai bagian dari pengalaman mobilitas yang lebih nyaman.
Adi menegaskan, PLN akan terus menyesuaikan pengembangan infrastruktur dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang terus bertambah. Menurut dia, semakin luas titik pengisian daya, semakin besar pula kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik. “PLN akan terus menambah infrastruktur pengisian agar layanan semakin mudah dijangkau di berbagai wilayah,” ujarnya.
General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, konsep SPKLU Center di Tanjung Priok dihadirkan agar masyarakat memiliki pilihan pengisian daya yang lebih lengkap dalam satu lokasi. “Kami menghadirkan SPKLU Center di Tanjung Priok agar masyarakat memiliki opsi pengisian daya dalam satu lokasi yang lengkap. Pengguna bisa menyesuaikan dengan kebutuhan waktunya, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar,” katanya. Baca juga: Daftar SPKLU di Tol Trans Jawa, Lengkap dan Terbaru 2025
Dalam konteks Jakarta, fleksibilitas waktu menjadi hal penting. Pengguna kendaraan listrik tidak selalu memiliki kebutuhan yang sama. Ada pengguna yang membutuhkan pengisian cepat sebelum kembali bekerja, ada pula yang mengisi daya sambil menunggu atau beristirahat. Dengan beberapa kapasitas charger dalam satu area, SPKLU Center memberi ruang pilihan bagi berbagai pola mobilitas tersebut.
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan mengapresiasi langkah PLN dalam memperluas infrastruktur kendaraan listrik di wilayah Jakarta Utara. Menurut dia, kehadiran SPKLU Center merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendorong transformasi Jakarta menjadi kota yang modern, inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Adi menegaskan, PLN akan terus menyesuaikan pengembangan infrastruktur dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang terus bertambah. Menurut dia, semakin luas titik pengisian daya, semakin besar pula kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik. “PLN akan terus menambah infrastruktur pengisian agar layanan semakin mudah dijangkau di berbagai wilayah,” ujarnya.
General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, konsep SPKLU Center di Tanjung Priok dihadirkan agar masyarakat memiliki pilihan pengisian daya yang lebih lengkap dalam satu lokasi. “Kami menghadirkan SPKLU Center di Tanjung Priok agar masyarakat memiliki opsi pengisian daya dalam satu lokasi yang lengkap. Pengguna bisa menyesuaikan dengan kebutuhan waktunya, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar,” katanya. Baca juga: Daftar SPKLU di Tol Trans Jawa, Lengkap dan Terbaru 2025
Dalam konteks Jakarta, fleksibilitas waktu menjadi hal penting. Pengguna kendaraan listrik tidak selalu memiliki kebutuhan yang sama. Ada pengguna yang membutuhkan pengisian cepat sebelum kembali bekerja, ada pula yang mengisi daya sambil menunggu atau beristirahat. Dengan beberapa kapasitas charger dalam satu area, SPKLU Center memberi ruang pilihan bagi berbagai pola mobilitas tersebut.
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan mengapresiasi langkah PLN dalam memperluas infrastruktur kendaraan listrik di wilayah Jakarta Utara. Menurut dia, kehadiran SPKLU Center merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendorong transformasi Jakarta menjadi kota yang modern, inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
(poe)
Lihat Juga :