Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat

Jum'at, 22 Mei 2026 - 13:32 WIB
loading...
Intervensi Rupiah Kuras...
Pakar Ekonomi Politik Ichsanuddin Noorsy dalam Podcast To The Point Aja di kanal YouTube SindoNews. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Intervensi moneter untuk menahan laju pelemahan rupiah telah menguras cadangan devisa Indonesia sebesar USD8,4 miliar hanya dalam kurun Januari hingga April 2026, atau rata-rata USD2,1 miliar atau setara Rp37 triliun per bulan. Koondisi ini mencerminkan kegagalan sistemik pada fiskal, moneter, dan sektor riil yang saling memperburuk stabilitas ekonomi nasional.

"Kalau mau dibilang aman-aman saja, mestinya tidak ada kegelisahan. Faktanya ada tekanan terhadap fiskal, moneter, dan sektor riil," ujar Pakar Ekonomi Politik Ichsanuddin Noorsy dikutip dari Podcast To The Point Aja di kanal YouTube SindoNews, dikutip pada Jumat (22/5/2026).

Baca Juga: Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat

Noorsy menjelaskan depresiasi rupiah yang berpotensi menembus level Rp17.500 hingga Rp18.000 per dolar AS, jauh melampaui asumsi makro pemerintah di kisaran Rp16.500–Rp16.800 telah berdampak langsung pada peningkatan beban subsidi energi, kenaikan biaya impor, serta lonjakan beban utang luar negeri yang mencapai sekitar Rp9.920 triliun. "Artinya secara moneter kita tertekan, cadangan devisa tergerus, dan pada saat yang sama likuiditas di pasar juga tersedot," tegasnya.

Tekanan di sektor moneter kian diperparah oleh kebijakan Bank Indonesia yang terpaksa menaikkan suku bunga acuan demi menahan inflasi dan depresiasi. Langkah tersebut justru menyedot likuiditas pasar ke instrumen Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI), membuat perbankan enggan menyalurkan kredit produktif dan memicu fenomena penumpukan pinjaman yang belum dicairkan (undisbursed loan) hingga Rp2.527,46 triliun.



Adapun dampaknya langsung menjalar ke sektor riil. Noorsy mencatat, perlambatan aktivitas produksi tercermin dari Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur yang berada di bawah level ekspansi, sementara rasio kredit bermasalah pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ikut meningkat. Kondisi ini menunjukkan kehati-hatian berlebih dari perbankan dan korporasi di tengah ketidakpastian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Misteri Rumah Rimar...
Misteri Rumah Rimar Idol Terungkap! Sosok Bermuka Batu Bertaring Pernah Muncul di Depannya
Rekomendasi
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved