Program MBG Bisa Genjot Ekonomi Daerah jika Tata Kelola Diperbaiki

Jum'at, 22 Mei 2026 - 20:52 WIB
loading...
Program MBG Bisa Genjot...
Program MBG dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas SDM dalam jangka panjang. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam jangka panjang. Namun, efektivitas program tersebut sangat bergantung pada perbaikan tata kelola dan ketepatan sasaran implementasi.

"Apabila anak-anak kita secara fisik sehat karena asupan gizi yang baik, dan diimbangi dengan kognisi serta literasi yang baik dari sekolah, Insyaallah dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, program ini akan melahirkan generasi-generasi unggul yang good and smart," ujar Guru Besar Ilmu Politik dan Pengamat Kebijakan Publik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Cecep Darmawan seperti dikutip, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga: Dukung Program MBG, KPK Beri Catatan Ini

Menurut Cecep, program MBG tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan, tetapi juga memiliki implikasi ekonomi, terutama di tingkat daerah. Dengan pengelolaan yang transparan dan terintegrasi, program ini dapat menggerakkan rantai pasok pangan lokal serta menciptakan aktivitas ekonomi baru.

Meski demikian, ia menilai kritik terhadap implementasi MBG yang ramai di ruang publik merupakan hal yang wajar sebagai bentuk kontrol sosial. Masyarakat diingatkan untuk memiliki literasi media yang baik agar dapat memilah antara kritik konstruktif dan informasi yang tidak berdasar.



Ia menekankan bahwa berbagai kelemahan dalam pelaksanaan di lapangan harus segera diperbaiki, mulai dari aspek manajerial hingga standar operasional dapur. Menurutnya, pembenahan implementasi jauh lebih penting dibandingkan mempertanyakan tujuan program secara keseluruhan.

Selain itu, praktik-praktik terbaik dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan sekolah yang telah berhasil menjalankan MBG secara optimal perlu disebarluaskan. Langkah ini penting untuk menjadi acuan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap program.

Baca Juga: Presiden Prabowo Akui MBG Banyak Masalah: Kita Harus Tertibkan

Dalam kondisi keterbatasan anggaran, Cecep merekomendasikan agar pemerintah memprioritaskan kelompok rentan sebagai penerima manfaat utama. Pendekatan bertahap dinilai dapat memastikan penggunaan anggaran lebih tepat guna sebelum cakupan program diperluas.

Ia menambahkan, keberhasilan MBG juga membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Badan Gizi Nasional (BGN), kementerian terkait, pemerintah daerah, hingga keluarga. Penguatan ekonomi makro dan penciptaan lapangan kerja turut menjadi faktor penting agar manfaat program dapat berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Tunggu Tanggal Mainnya,...
Tunggu Tanggal Mainnya, Kadin Bakal Meluncurkan Kajian soal MBGnomics
Pendaftaran Calon Ketum...
Pendaftaran Calon Ketum BPD HIPMI Papua Tengah Periode 2025-2028 Dibuka
Resmi Beroperasi, Pabrik...
Resmi Beroperasi, Pabrik Karet Remah di Aceh Pertama Siap Dongkrak Ekonomi Daerah
ASDP Gandeng Pelindo...
ASDP Gandeng Pelindo Luncurkan Vending Machine UMK di Pelabuhan Ajibata
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rekomendasi
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved