Rupiah Pekan Depan Diramal Masih di Atas Rp17.000 per Dolar AS

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:00 WIB
loading...
Rupiah Pekan Depan Diramal...
Nilai tukar rupiah diproyeksikan masih di kisaran Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pekan depan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
MAKASSAR - Nilai tukar rupiah diproyeksikan masih di kisaran Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pekan depan. Tekanan dari ketidakpastian global dan dinamika domestik dinilai masih menjadi faktor utama yang menahan penguatan mata uang Garuda.

"Kalau melihat kondisi seperti saat ini, kami melihat bahwa rupiah masih di level Rp17.000-an, hopefully masih di bawah Rp17.500 per dolar AS. Harapannya ini tidak sampai ekspektasi liar itu terjadi," ujar Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede saat ditemui di Makassar, dikutip Minggu (24/5/2026).

Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini Balik Terkapar ke Rp17.716 per Dolar AS, Investor Masih Ragu?

Menurut Josua, dalam kondisi pasar yang penuh tekanan, otoritas moneter dan pemerintah perlu bekerja ekstra keras untuk menjaga stabilitas dan psikologis pasar. Ia menilai penting untuk mencegah rupiah menembus batas psikologis baru di level Rp17.500 per dolar AS.

Secara fundamental, nilai tukar rupiah sebenarnya masih memiliki ruang untuk menguat. Berdasarkan indikator nilai tukar riil efektif (real effective exchange rate), rupiah dalam kondisi normal seharusnya berada di bawah level Rp17.000 per dolar AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved