Rupiah Pekan Depan Diramal Masih di Atas Rp17.000 per Dolar AS

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Namun demikian, berbagai risiko global dan domestik serta respons kebijakan yang telah ditempuh otoritas membuat nilai tukar belum mampu kembali ke level tersebut. Faktor eksternal seperti volatilitas pasar keuangan global turut memperbesar tekanan terhadap rupiah.



Di sisi lain, Josua menyoroti maraknya opini di media sosial yang dinilai kurang didukung pemahaman makroekonomi memadai. Narasi yang keliru berpotensi memicu kepanikan publik hingga fenomena fear of missing out (FOMO), yang dapat mendorong masyarakat berbondong-bondong membeli dolar AS.

Ia juga menekankan kebijakan moneter Bank Indonesia tidak dapat bekerja optimal tanpa dukungan kebijakan lain. Sinergi antara kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kepercayaan investor.

"Kebijakan BI ini tidak bisa berdiri sendiri, harus ada koordinasi dan sinergi kebijakan. Ini yang sebelumnya direspons positif oleh lembaga pemeringkat dan investor asing, dan perlu diperkuat lagi saat ini," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Dokter Ungkap Kebiasaan...
Dokter Ungkap Kebiasaan Pria Pakai Celana Ketat Bisa Merusak Kualitas Sperma
Argentina Dipaksa Cape...
Argentina Dipaksa Cape Verde Main 120 Menit
Berita Terkini
Bittime: Perkembangan...
Bittime: Perkembangan Regulasi Bisa Jadi Penopang Pasar Kripto di Semester II-2026
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved