Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
Selasa, 02 Juni 2026 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Digitalisasi Rumah Bibit Biomassa, PLN EPI Perkuat Cofiring dan Ekonomi Desa
Hokkop menekankan pentingnya membangun ekosistem rantai pasok biomassa yang terintegrasi agar potensi tersebut dapat dioptimalkan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Selain biomassa, PLN EPI juga mulai mengembangkan bioenergi berbasis biogas dan biohidrogen, termasuk pemanfaatan gas metana dari limbah cair kelapa sawit (POME) sebagai sumber energi alternatif.
Menurut dia, pemanfaatan metana tidak hanya menghasilkan energi bersih, tetapi juga mengurangi emisi gas rumah kaca yang memiliki dampak pemanasan global lebih besar dibanding karbon dioksida.
PLN EPI juga mengembangkan sistem digital berbasis kecerdasan buatan untuk memantau rantai pasok biomassa dan operasional co-firing. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat peran bioenergi sebagai pilar transisi energi dan penggerak ekonomi nasional.
Hokkop menekankan pentingnya membangun ekosistem rantai pasok biomassa yang terintegrasi agar potensi tersebut dapat dioptimalkan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Selain biomassa, PLN EPI juga mulai mengembangkan bioenergi berbasis biogas dan biohidrogen, termasuk pemanfaatan gas metana dari limbah cair kelapa sawit (POME) sebagai sumber energi alternatif.
Menurut dia, pemanfaatan metana tidak hanya menghasilkan energi bersih, tetapi juga mengurangi emisi gas rumah kaca yang memiliki dampak pemanasan global lebih besar dibanding karbon dioksida.
PLN EPI juga mengembangkan sistem digital berbasis kecerdasan buatan untuk memantau rantai pasok biomassa dan operasional co-firing. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat peran bioenergi sebagai pilar transisi energi dan penggerak ekonomi nasional.
(nng)
Lihat Juga :