Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
Kamis, 04 Juni 2026 - 19:17 WIB
loading...
Pupuk Kaltim memborong tiga penghargaan pada ajang TOP CSR Awards 2026. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali meraih pengakuan nasional di bidang tanggung jawab sosial perusahaan dengan memborong tiga penghargaan pada ajang TOP CSR Awards 2026. Penghargaan tersebut meliputi TOP CSR Awards 2026 Star 5, Medali Platinum, serta TOP Leader on CSR Commitment 2026 yang diberikan kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal.
“Bagi Pupuk Kaltim, TJSL bukan sekadar kewajiban perusahaan. Tapi bagian integral dari strategi keberlanjutan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan secara bersama,” kata Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Anggono Wijaya melalui keterangan pers, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Inovasi Bisnis Pupuk Kaltim Dorong Kinerja dan Pertumbuhan Usaha
Predikat Star 5 merupakan tingkat tertinggi dalam penilaian TOP CSR Awards yang diberikan kepada perusahaan dengan sistem, kebijakan, dan implementasi program tanggung jawab sosial yang dinilai sangat unggul dan layak menjadi rujukan bagi perusahaan lain. Sementara Medali Platinum diberikan atas konsistensi Pupuk Kaltim dalam mempertahankan predikat tersebut selama beberapa tahun berturut-turut.
Menurut Anggono, penghargaan itu menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara terukur sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang. Berbagai program yang dijalankan difokuskan pada ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Seluruh program tersebut diselaraskan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), ISO 26000 Social Responsibility, serta pendekatan Creating Shared Value (CSV). Melalui pendekatan itu, perusahaan tidak hanya berupaya menyelesaikan persoalan sosial, tetapi juga menciptakan kemandirian dan keberlanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.
Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian adalah Koperasi Bina Sukses Bontang yang berfokus pada penguatan kapasitas UMKM lokal. Hingga 2025, kapasitas produksi UMKM binaan tercatat mencapai 468 CBM per kontainer dan produknya berhasil menembus pasar ekspor di 12 negara.
Di bidang pemberdayaan perempuan, Pupuk Kaltim menjalankan Program PKT Serasi yang mendorong pengembangan produk olahan bernilai tambah ekonomi. Selain itu, melalui Program Cendawan Juara, perusahaan memberdayakan ibu rumah tangga, lansia, dan pensiunan melalui budidaya jamur yang membuka peluang usaha produktif dan berkelanjutan.
Pada sektor kesehatan, perusahaan secara konsisten menjalankan Program PEGALDAS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang untuk mendukung pencegahan dan penanganan stunting. Sementara di bidang pendidikan, Pupuk Kaltim menyalurkan Beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu guna memperluas akses pendidikan dan meningkatkan daya saing generasi muda.
Komitmen sosial perusahaan juga diperkuat melalui program Employee Volunteering Initiation (Evolution) yang mendorong keterlibatan langsung karyawan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Program tersebut menjadi wadah bagi insan Pupuk Kaltim untuk berkontribusi menciptakan dampak positif melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Baca Juga: Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Selain aspek sosial, perusahaan juga memperkuat tata kelola dan keberlanjutan bisnis yang tercermin dari capaian skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 89,37 serta predikat The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025. Di bidang lingkungan, Pupuk Kaltim juga berhasil mempertahankan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama sembilan tahun berturut-turut sejak 2017 hingga 2025. "Komitmen ini akan terus kami perkuat, untuk terus tumbuh memberi manfaat jangka panjang bagi pembangunan, masyarakat, dan lingkungan," ujar Anggono.
“Bagi Pupuk Kaltim, TJSL bukan sekadar kewajiban perusahaan. Tapi bagian integral dari strategi keberlanjutan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan secara bersama,” kata Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Anggono Wijaya melalui keterangan pers, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Inovasi Bisnis Pupuk Kaltim Dorong Kinerja dan Pertumbuhan Usaha
Predikat Star 5 merupakan tingkat tertinggi dalam penilaian TOP CSR Awards yang diberikan kepada perusahaan dengan sistem, kebijakan, dan implementasi program tanggung jawab sosial yang dinilai sangat unggul dan layak menjadi rujukan bagi perusahaan lain. Sementara Medali Platinum diberikan atas konsistensi Pupuk Kaltim dalam mempertahankan predikat tersebut selama beberapa tahun berturut-turut.
Menurut Anggono, penghargaan itu menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara terukur sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang. Berbagai program yang dijalankan difokuskan pada ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Seluruh program tersebut diselaraskan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), ISO 26000 Social Responsibility, serta pendekatan Creating Shared Value (CSV). Melalui pendekatan itu, perusahaan tidak hanya berupaya menyelesaikan persoalan sosial, tetapi juga menciptakan kemandirian dan keberlanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.
Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian adalah Koperasi Bina Sukses Bontang yang berfokus pada penguatan kapasitas UMKM lokal. Hingga 2025, kapasitas produksi UMKM binaan tercatat mencapai 468 CBM per kontainer dan produknya berhasil menembus pasar ekspor di 12 negara.
Di bidang pemberdayaan perempuan, Pupuk Kaltim menjalankan Program PKT Serasi yang mendorong pengembangan produk olahan bernilai tambah ekonomi. Selain itu, melalui Program Cendawan Juara, perusahaan memberdayakan ibu rumah tangga, lansia, dan pensiunan melalui budidaya jamur yang membuka peluang usaha produktif dan berkelanjutan.
Pada sektor kesehatan, perusahaan secara konsisten menjalankan Program PEGALDAS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang untuk mendukung pencegahan dan penanganan stunting. Sementara di bidang pendidikan, Pupuk Kaltim menyalurkan Beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu guna memperluas akses pendidikan dan meningkatkan daya saing generasi muda.
Komitmen sosial perusahaan juga diperkuat melalui program Employee Volunteering Initiation (Evolution) yang mendorong keterlibatan langsung karyawan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Program tersebut menjadi wadah bagi insan Pupuk Kaltim untuk berkontribusi menciptakan dampak positif melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Baca Juga: Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Selain aspek sosial, perusahaan juga memperkuat tata kelola dan keberlanjutan bisnis yang tercermin dari capaian skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 89,37 serta predikat The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025. Di bidang lingkungan, Pupuk Kaltim juga berhasil mempertahankan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama sembilan tahun berturut-turut sejak 2017 hingga 2025. "Komitmen ini akan terus kami perkuat, untuk terus tumbuh memberi manfaat jangka panjang bagi pembangunan, masyarakat, dan lingkungan," ujar Anggono.
(nng)
Lihat Juga :