RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Senin, 08 Juni 2026 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Willy, kolaborasi pendanaan tersebut tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, tetapi juga meningkatkan kapasitas pembiayaan yang dapat disalurkan melalui platform RupiahCepat kepada berbagai segmen pengguna.
Dalam implementasinya, kedua perusahaan menerapkan prinsip kepatuhan dan perlindungan konsumen melalui pengelolaan risiko, transparansi biaya pinjaman, sistem manajemen keamanan informasi, serta keterbukaan informasi sesuai ketentuan regulator. Langkah tersebut sejalan dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk Peraturan OJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).
Baca Juga: Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
RupiahCepat juga memanfaatkan teknologi digital seperti electronic know your customer (e-KYC), sistem penilaian kelayakan kredit (credit scoring), dan teknologi anti-fraud untuk mendukung proses pengajuan hingga pencairan pinjaman secara daring yang cepat dan aman. Hingga saat ini, total penyaluran pinjaman kumulatif melalui platform tersebut telah melampaui Rp40 triliun dengan jumlah pengguna lebih dari 7 juta orang di seluruh Indonesia.
Dalam implementasinya, kedua perusahaan menerapkan prinsip kepatuhan dan perlindungan konsumen melalui pengelolaan risiko, transparansi biaya pinjaman, sistem manajemen keamanan informasi, serta keterbukaan informasi sesuai ketentuan regulator. Langkah tersebut sejalan dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk Peraturan OJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).
Baca Juga: Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
RupiahCepat juga memanfaatkan teknologi digital seperti electronic know your customer (e-KYC), sistem penilaian kelayakan kredit (credit scoring), dan teknologi anti-fraud untuk mendukung proses pengajuan hingga pencairan pinjaman secara daring yang cepat dan aman. Hingga saat ini, total penyaluran pinjaman kumulatif melalui platform tersebut telah melampaui Rp40 triliun dengan jumlah pengguna lebih dari 7 juta orang di seluruh Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :