Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA

Selasa, 09 Juni 2026 - 13:51 WIB
loading...
Anggaran Sekolah Rakyat...
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelontorkan anggaran Rp221 miliar untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Jember, Jawa Timur, berikut penampakannya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelontorkan anggaran Rp221 miliar untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Jember , Jawa Timur. Menteri PU, Dody Hanggodo menjelaskan, anggaran tersebut termasuk untuk pembangunan lapangan sepak bola berukuran 105 x 68 meter yang mengacu pada standar FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional).

Di sekeliling lapangan, dibangun jogging track dengan lebar standar internasional yang dilengkapi lapisan karet (rubber). Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan seluruh siswa untuk aktivitas olahraga sehari-hari.

Ia menjelaskan, lapangan ini dibangun bukan sekadar sebagai sarana olahraga, tetapi juga dirancang untuk memberi ruang bagi para siswa mengembangkan bakat, membangun karakter, sekaligus membiasakan pola hidup sehat sejak dini.

Baca Juga: Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat

“Paling penting, kualitas bukan sesuatu yang boleh dikorbankan. Saya paling anti mengorbankan kualitas, apapun yang terjadi, bangunan Sekolah Rakyat ini harus bertahan lama,” kata Menteri Dody.



Saat ini (per 5 Juni 2026), progres pembangunan lapangan sepak bola telah mencapai 93,94% dan menjadi salah satu fasilitas dengan tingkat penyelesaian tertinggi di kawasan Sekolah Rakyat Jember. Pekerjaan yang tersisa antara lain pemeliharaan rumput, pemupukan, serta penyempurnaan area pendukung agar lapangan siap digunakan saat sekolah mulai beroperasi.

Lapangan tersebut dilengkapi sistem drainase berlapis yang dirancang sesuai standar teknis lapangan sepak bola internasional sehingga mampu menjaga kualitas permukaan lapangan dalam berbagai kondisi cuaca. Selain itu, rumput yang digunakan merupakan jenis matrella yang mendukung kenyamanan dan keamanan aktivitas olahraga.

Baca Juga: Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026

Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai kontrak sebesar Rp221,99 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana KSO PT Nindya Karya (Persero) – Modern dengan dukungan manajemen konstruksi oleh PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).

Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA


Project Manager PT Nindya Karya, Aryansah Pratama Putra mengatakan, lapangan sepak bola dan jogging track Sekolah Rakyat Kabupaten Jember ditargetkan selesai pada pekan ini.

"Kenapa bisa dikatakan standar internasional, jadi dimensi lapangan sepak bola sesuai dengan standar FIFA, sistem drainase juga sudah sesuai standar yang diterapkan FIFA, material rumputnya, dan juga jogging track dengan lebar sesuai standar internasional," kata Willy.

Sementara secara keseluruhan progres pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember per 5 Juni 2026 telah mencapai 74,14%. Untuk mengejar target penyelesaian, Kementerian PU bersama kontraktor pelaksana mengerahkan sekitar 1.000 pekerja dan sejumlah alat berat guna menyelesaikan pekerjaan bangunan maupun penataan kawasan.

Kelengkapan furniture atau meubelair untuk ruang kelas dan asrama juga sudah mulai dirakit setelah sebagian besar telah tiba di lokasi. Sekolah Rakyat Kabupaten Jember ditargetkan mampu menampung sekitar 1.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dengan total 36 rombongan belajar.

Kompleks sekolah ini tidak hanya dilengkapi ruang belajar, asrama, dan lapangan sepak bola, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang seperti rusun guru, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, lapangan basket, lapangan upacara, kantin, hingga area terbuka yang mendukung aktivitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Arus Kas Kontraktor...
Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
Kejar Tahun Ajaran Baru,...
Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026
Garap Sekolah Rakyat...
Garap Sekolah Rakyat Jabar II, Brantas Abipraya Catat Progres Positif 65,24%
Ecosperity Week 2026...
Ecosperity Week 2026 di Singapura, Menko AHY Ungkap Kunci Ketahanan dan Infrastruktur Berkelanjutan Asia
PTPP Gelar RUPST Tahun...
PTPP Gelar RUPST Tahun Buku 2025: Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Rekrutmen PPPK Guru...
Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftarannya
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Rekomendasi
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved