BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Selasa, 09 Juni 2026 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan penurunan cadangan devisa dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain pembayaran kewajiban utang luar negeri pemerintah, transaksi penerimaan dan pengeluaran devisa negara, serta operasi moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Baca Juga: Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Menurut Ramdan, secara fungsional posisi cadangan devisa pada akhir Mei setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Rasio tersebut masih jauh di atas standar kecukupan internasional yang umumnya berada pada kisaran tiga bulan impor.
BI menilai ketahanan sektor eksternal Indonesia tetap terjaga berkat stabilitas ekonomi domestik dan prospek pertumbuhan yang relatif kuat. Dengan dukungan cadangan devisa yang memadai, bank sentral optimistis mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Baca Juga: Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Menurut Ramdan, secara fungsional posisi cadangan devisa pada akhir Mei setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Rasio tersebut masih jauh di atas standar kecukupan internasional yang umumnya berada pada kisaran tiga bulan impor.
BI menilai ketahanan sektor eksternal Indonesia tetap terjaga berkat stabilitas ekonomi domestik dan prospek pertumbuhan yang relatif kuat. Dengan dukungan cadangan devisa yang memadai, bank sentral optimistis mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
(nng)
Lihat Juga :