Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Rabu, 10 Juni 2026 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
Selama tiga bulan perang Timur Tengah berkecamuk, AS bertindak sebagai penyokong darurat yang menggenjot ekspor minyak mereka ke Asia dan Eropa demi menambal kelangkaan pasokan. Jika tangki cadangan AS sendiri kini terkuras habis, maka kemampuan mereka untuk mengekspor minyak akan lumpuh. Efek dominonya? Harga minyak dunia bersiap melesat liar tanpa kendali.
Kondisi ini juga menjadi alarm bahaya untuk harga BBM di Indonesia. Mahalnya harga bahan bakar mulai dirasakan, ketika Pertamina dini hari tadi menaikkan Harga BBM Non-Subsidi yakni untuk Pertamax dan Pertamax Green.
Meskipun pertempuran terjadi ribuan kilometer dari tanah air, melesatnya Brent ke angka USD92 per barel ini mengirimkan sinyal bahaya yang nyata bagi dompet masyarakat Indonesia.
Kondisi ini juga menjadi alarm bahaya untuk harga BBM di Indonesia. Mahalnya harga bahan bakar mulai dirasakan, ketika Pertamina dini hari tadi menaikkan Harga BBM Non-Subsidi yakni untuk Pertamax dan Pertamax Green.
Meskipun pertempuran terjadi ribuan kilometer dari tanah air, melesatnya Brent ke angka USD92 per barel ini mengirimkan sinyal bahaya yang nyata bagi dompet masyarakat Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :