AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%

Jum'at, 12 Juni 2026 - 21:59 WIB
loading...
A A A
Pemerintah AS pada April lalu menjatuhkan sanksi terhadap kilang Dalian milik Hengli Petrochemical, salah satu kilang independen terbesar di China, karena membeli minyak mentah Iran. Washington juga memberikan sanksi kepada puluhan kapal dan entitas yang diduga terlibat dalam jaringan pengiriman minyak Iran.

Baca Juga: Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran

Menurut analisis JPMorgan yang dikutip Fortune, penurunan impor minyak Iran oleh China menyumbang sekitar 74 persen dari kontraksi perdagangan minyak mentah global selama periode tersebut. Meski demikian, China diperkirakan masih mampu menjaga ketahanan energinya karena memiliki cadangan strategis minyak sekitar 1,4 miliar barel.

Tekanan terhadap Iran juga berlanjut di sektor non-energi. Pada 10 Juni 2026, Departemen Keuangan AS kembali menjatuhkan sanksi kepada 11 individu dan entitas, termasuk sembilan pihak yang berbasis di China dan Hong Kong, yang dituduh membantu pengadaan peralatan militer bagi Iran.

Di tengah tekanan tersebut, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah adanya kemajuan dalam proses negosiasi, dengan peluang tercapainya kesepakatan awal antara kedua pihak dalam waktu dekat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Berita Terkini
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved