Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:26 WIB
loading...
A A A
Seiring meredanya tekanan tersebut, faktor-faktor fundamental yang selama ini menopang harga emas diperkirakan kembali mendominasi pasar. Faktor tersebut antara lain pembelian emas oleh bank sentral, diversifikasi cadangan devisa dari dolar AS, serta permintaan yang tetap kuat dari Asia dan Timur Tengah.

Meski menguat dalam beberapa hari terakhir, harga emas masih tercatat turun sekitar 18% sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari. Selama konflik berlangsung, pergerakan emas cenderung berlawanan arah dengan harga minyak karena lonjakan biaya energi mendorong inflasi dan membuat bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Baca Juga: Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah

Pelaku pasar kini menantikan serangkaian keputusan bank sentral pekan ini, termasuk pertemuan Federal Reserve yang untuk pertama kalinya dipimpin Ketua The Fed Kevin Warsh. Pasar masih memperkirakan adanya kenaikan suku bunga pada akhir tahun, yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan logam mulia ke depan.

Pada penutupan perdagangan di New York, harga emas spot naik 0,6% menjadi USD4.339,38 per troy ons. Harga perak menguat 0,4% menjadi USD70,30 per ons, sementara platinum dan paladium juga mencatat kenaikan. Di sisi lain, indeks dolar AS melemah 0,1%.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Rekomendasi
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved