Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Kamis, 18 Juni 2026 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Ogah tunduk pada aturan sepihak Teheran, Macron membongkar bahwa militer Prancis dan Inggris telah menyiapkan misi gabungan taktis yang siap dikerahkan sangat cepat.
Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
"Kapal induk Charles de Gaulle siap berada di zona tersebut dalam skala waktu dua hingga tiga hari saja," ujar Macron, menunjukkan urgensi militer yang tinggi.
"Tujuan kami saat ini adalah pembukaan kembali Selat Hormuz. Dan yang pasti, tidak boleh ada tol atau apapun yang akan memperkaya mereka yang berkuasa di sana."
Seperti diketahui Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara pribadi telah resmi menandatangani salinan nota kesepahaman (MoU) Amerika dengan Iran. Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa teks nota kesepahaman telah resmi diselesaikan dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Setidaknya ada 14 poin kesepakatan AS-Iran yang beredar, dimana pada nomor lima tertulis Iran tidak diperkenan mengenakan pungutan di Selat Hormuz meski belum secara permanen. Dalam poin ini diterangkan setelah penandatanganan MoU ini, Republik Islam Iran akan mengatur, dengan upaya terbaiknya, untuk jalur aman kapal dagang tanpa biaya, hanya selama 60 hari, dari Teluk Persia ke Laut Oman dan sebaliknya.
Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
"Kapal induk Charles de Gaulle siap berada di zona tersebut dalam skala waktu dua hingga tiga hari saja," ujar Macron, menunjukkan urgensi militer yang tinggi.
"Tujuan kami saat ini adalah pembukaan kembali Selat Hormuz. Dan yang pasti, tidak boleh ada tol atau apapun yang akan memperkaya mereka yang berkuasa di sana."
Seperti diketahui Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara pribadi telah resmi menandatangani salinan nota kesepahaman (MoU) Amerika dengan Iran. Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa teks nota kesepahaman telah resmi diselesaikan dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Setidaknya ada 14 poin kesepakatan AS-Iran yang beredar, dimana pada nomor lima tertulis Iran tidak diperkenan mengenakan pungutan di Selat Hormuz meski belum secara permanen. Dalam poin ini diterangkan setelah penandatanganan MoU ini, Republik Islam Iran akan mengatur, dengan upaya terbaiknya, untuk jalur aman kapal dagang tanpa biaya, hanya selama 60 hari, dari Teluk Persia ke Laut Oman dan sebaliknya.
Menjegal Ambisi Nuklir dan Kemenangan Semu Iran
Selain itu Macron berusaha meredam opini publik yang menganggap draf damai ini sebagai kemenangan mutlak bagi Iran atas Amerika Serikat. Ketika ditanya apakah Teheran keluar sebagai pemenang, Macron menjawab dengan dingin, "Saya akan memilih untuk bersabar dan berhati-hati."Lihat Juga :