Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:56 WIB
loading...
A
A
A
"Iya, memang dampaknya itu di demand akibat kenaikan BI Rate ini, ya, dan di margin untung juga pasti kami terpengaruh. Otomatis calon pembeli juga kan ngerem," ungkap Andre.
Kondisi pasar yang lesu ini memaksa para pengembang komersil untuk melakukan penyesuaian taktis di lapangan. Andre sendiri, yang awalnya berencana meluncurkan proyek komersil baru di Kota Manado bulan depan dengan luas lahan tahap pertama 5 hektar dan tahap kedua 32 hektar, kini harus mengubah haluan.
Untuk menyiasati risiko pasar, dari total lahan yang ada, ia memutuskan untuk mengalihkan pemanfaatan sekitar 1 hektar tanah terlebih dahulu guna membangun rumah subsidi yang pasarnya relatif lebih stabil. Langkah defensif ini juga didorong oleh fakta bahwa menjual hunian komersil seharga Rp700 juta di luar Pulau Jawa saat ini jauh lebih sulit ketimbang menawarkan rumah mewah di kisaran Rp3 mIliar yang segmentasinya sudah terbentuk.
Namun, karena mencari pembeli kelas atas di daerah tidaklah mudah, pengembang kini dihadapkan pada tekanan ganda, yakni suku bunga yang tinggi serta melambungnya harga bahan pokok material bangunan.
Baca Juga: BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Kondisi pasar yang lesu ini memaksa para pengembang komersil untuk melakukan penyesuaian taktis di lapangan. Andre sendiri, yang awalnya berencana meluncurkan proyek komersil baru di Kota Manado bulan depan dengan luas lahan tahap pertama 5 hektar dan tahap kedua 32 hektar, kini harus mengubah haluan.
Untuk menyiasati risiko pasar, dari total lahan yang ada, ia memutuskan untuk mengalihkan pemanfaatan sekitar 1 hektar tanah terlebih dahulu guna membangun rumah subsidi yang pasarnya relatif lebih stabil. Langkah defensif ini juga didorong oleh fakta bahwa menjual hunian komersil seharga Rp700 juta di luar Pulau Jawa saat ini jauh lebih sulit ketimbang menawarkan rumah mewah di kisaran Rp3 mIliar yang segmentasinya sudah terbentuk.
Namun, karena mencari pembeli kelas atas di daerah tidaklah mudah, pengembang kini dihadapkan pada tekanan ganda, yakni suku bunga yang tinggi serta melambungnya harga bahan pokok material bangunan.
Baca Juga: BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lihat Juga :