Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 22 Juni 2026 - 07:43 WIB
loading...
A A A
Dana raksasa ini nantinya akan dialokasikan untuk membiayai proyek-proyek vital yang hancur akibat bom, seperti kompleks baja Mobarakeh, kilang-kilang minyak utama, bandara, serta jalur logistik.

Iran sendiri merupakan salah satu raksasa ekonomi Timur Tengah yang memiliki cadangan gas alam terbesar kedua di dunia dan cadangan minyak terbesar keempat di bumi. Namun selama 40 tahun terakhir, populasi berpendidikan tinggi sebanyak 92 juta jiwa di Iran nyaris tidak pernah mencicipi investasi asing akibat isolasi sanksi Barat.

Menanti 60 Hari yang Penuh Pertaruhan

Secara psikologis, para pelaku pasar finansial dunia kini menahan napas. Perlu dicatat, dana Rp5.323 triliun ini tidak akan cair atau beroperasi sampai kesepakatan damai final dan mengikat benar-benar ditandatangani.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) merupakan garis start dari garis waktu 60 hari negosiasi yang super ketat. Selama 60 hari tersebut, para administrator dana bersama investor dunia akan memetakan proyek di Iran, sembari mengawasi apakah Iran benar-benar memusnahkan stok uraniumnya dan menerima inspeksi ketat dari badan atom PBB. Jika salah satu pihak berkhianat, kesepakatan raksasa ini otomatis akan gugur menjadi kertas tak berharga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Rekomendasi
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved