Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Minggu, 28 Juni 2026 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Agus, kebijakan tersebut dinilai berpotensi memperberat tekanan terhadap keberlangsungan industri hasil tembakau yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian nasional. Baca Juga: Inisiatif Penyeragaman Kemasan Rokok Perlu Ditinjau Ulang
Pasalnya, industri kretek bukan sekadar sektor manufaktur, tetapi merupakan ekosistem ekonomi yang melibatkan jutaan tenaga kerja, petani tembakau, petani cengkeh, pelaku usaha kecil dan menengah, distributor, hingga pedagang eceran di berbagai daerah.
"Karena itu, setiap kebijakan yang berdampak pada penurunan daya saing industri harus dikaji secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan ketenagakerjaan," ujarnya.
Agus mengatakan, rencana penyeragaman kemasan dinilai berpotensi menghilangkan identitas merek yang menjadi pembeda utama produk legal. Apabila seluruh kemasan dibuat seragam, konsumen dikhawatirkan semakin sulit membedakan produk legal dan ilegal. Kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku usaha rokok ilegal sehingga peredarannya semakin meningkat.
"Pada akhirnya, negara juga berpotensi mengalami penurunan penerimaan dari cukai hasil tembakau akibat meningkatnya peredaran produk yang tidak memenuhi ketentuan," katanya.
Lihat Juga :