Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Rabu, 01 Juli 2026 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
BPS mencatat nilai ekspor Indonesia pada Mei 2026 sebesar USD23,20 miliar atau turun 5,73% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan tersebut dipengaruhi melemahnya ekspor nonmigas sebesar 4,50% menjadi USD22,45 miliar serta ekspor migas yang turun lebih dalam sebesar 31,76% menjadi USD760 juta.
Di sisi lain, nilai impor Indonesia pada Mei 2026 mencapai USD24,82 miliar atau meningkat 22,16% secara tahunan. Kenaikan impor didorong pertumbuhan impor nonmigas sebesar 14,89% menjadi USD20,30 miliar.
Sementara itu, impor migas mencatat kenaikan paling tinggi dengan lonjakan sebesar 70,78% menjadi USD4,51 miliar. BPS menilai peningkatan impor migas yang tidak sebanding dengan kinerja ekspor menjadi faktor dominan yang menyebabkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit pada Mei 2026.
BPS mencatat nilai ekspor Indonesia pada Mei 2026 sebesar USD23,20 miliar atau turun 5,73% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan tersebut dipengaruhi melemahnya ekspor nonmigas sebesar 4,50% menjadi USD22,45 miliar serta ekspor migas yang turun lebih dalam sebesar 31,76% menjadi USD760 juta.
Di sisi lain, nilai impor Indonesia pada Mei 2026 mencapai USD24,82 miliar atau meningkat 22,16% secara tahunan. Kenaikan impor didorong pertumbuhan impor nonmigas sebesar 14,89% menjadi USD20,30 miliar.
Sementara itu, impor migas mencatat kenaikan paling tinggi dengan lonjakan sebesar 70,78% menjadi USD4,51 miliar. BPS menilai peningkatan impor migas yang tidak sebanding dengan kinerja ekspor menjadi faktor dominan yang menyebabkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit pada Mei 2026.
(nng)
Lihat Juga :