Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Rabu, 01 Juli 2026 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Dari lini pengapalan produk, nilai ekspor Indonesia pada Mei 2026 hanya meraup angka USD23,20 miliar, atau menyusut sebesar 5,73% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year). Penurunan tersebut disebabkan oleh melemahnya pengiriman komoditas nonmigas sebesar 4,50% menjadi USD22,45 miliar.
Pada saat yang sama, ekspor sektor migas terpuruk lebih dalam dengan jatuh sebesar 31,76% secara tahunan ke level USD760 juta. Sebaliknya, kondisi berkebalikan terjadi pada lini belanja luar negeri. Baca Juga: Gap Dagang Puluhan Miliar Dolar dengan AS-China di Balik Pembentukan BUMN Khusus Ekspor DSI
BPS mencatat nilai impor Indonesia melonjak drastis hingga menyentuh angka USD24,82 miliar pada Mei 2026, mencerminkan kenaikan agresif sebesar 22,16% dibandingkan performa bulan Mei 2025.
Akselerasi impor ini didorong oleh pertumbuhan sektor nonmigas yang merangkak naik 14,89% secara tahunan menjadi USD20,30 miliar. Sementara itu posisi impor migas nasional mencatatkan lonjakan paling ekstrem dengan meroket sebesar 70,78% hingga menembus angka USD4,51 miliar.
(akr)
Lihat Juga :