Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah

Selasa, 07 Juli 2026 - 12:25 WIB
loading...
A A A
"Biasanya, melemahnya dolar adalah obat paling mujarab bagi Rupee untuk mengambil napas. Tapi kali ini, hal itu sama sekali tidak terjadi. Inilah anomali yang wajib kita waspadai bersama," tulis lembaga analisis finansial CR Forex yang berbasis di Mumbai dalam laporan resminya.

3 Biang Kerok yang Diam-Diam Mencekik Rupee

Mengapa mata uang negeri Bollywood ini mendadak loyo di tengah melemahnya sang raja uang (Dolar AS)? Para pialang mata uang menunjuk tiga faktor utama. Baca Juga: Strategi Baru Dedolarisasi BRICS, India Izinkan 30 Negara Berdagang dengan Rupee

Pertama yakni tingginya permintaan importir lokal, dimana para importir India dilaporkan terus melakukan perburuan dolar secara rutin untuk mengamankan transaksi mereka, menguras pasokan valas domestik.

Hantu Suku Bunga Federal Reserve: Meskipun data tenaga kerja AS memburuk, pasar masih berspekulasi kuat bahwa Bank Sentral AS (The Fed) tetap akan menaikkan suku bunga sekali lagi di paruh kedua tahun ini.

Aliran Dana Arbitrase (Arbitrage Flows): Pergeseran spekulasi cepat dari para investor global yang memanfaatkan celah perbedaan keuntungan antar-pasar finansial.

Sinyal Intervensi Rahasia dari Bank Sentral India

Melihat situasi yang kian genting, perhatian pasar kini tertuju penuh pada langkah darurat Reserve Bank of India (RBI). Bank sentral tersebut dilaporkan tidak tinggal diam melihat mata uangnya digempur habis-habisan.

Para pedagang valas membocorkan bahwa RBI ditengarai telah melakukan intervensi rahasia di pasar dengan menjual pasokan dolar mereka secara masif melalui bank-bank milik pemerintah tepat di level kritis 95,50 kemarin demi menahan kejatuhan Rupee yang lebih dalam.

Kini seluruh investor global menahan napas sembari menunggu rilis Notulen Rapat (Minutes of Meeting) The Fed yang akan dibuka pada Rabu besok. Dokumen rahasia ini diyakini akan menjadi penentu: apakah Dolar AS akan kembali mengamuk dan meremukkan mata uang Asia, atau justru memberi ruang bagi Rupee untuk bangkit dari zona bahaya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
Ekonom: Gubernur BI...
Ekonom: Gubernur BI Mundur Picu Volatilitas Pasar Jangka Pendek
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Berita Terkini
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan usai Bos BI Mundur, Begini Arahannya
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Rights Issue, cashUP...
Rights Issue, cashUP Siapkan Modal Baru untuk Perluasan Ekosistem Merchant
PLN EPI Dorong Standardisasi...
PLN EPI Dorong Standardisasi Biomassa, Efisiensi Rantai Pasok Jadi Penentu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved