RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Rabu, 08 Juli 2026 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
"Selain itu, ada pembahasan penting mengenai perluasan kolaborasi di industri farmasi. India dikenal luas sebagai 'apotek dunia', sementara Indonesia memiliki sistem kesehatan masyarakat luas yang membutuhkan pasokan obat berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau," papar Tandon.
Tandon menambahkan, soal industri farmasi disepakati sebagai area kolaborasi yang sangat potensial, di samping sektor strategis lain seperti industri pengolahan makanan serta pertambangan mineral kritis. Langkah penetapan area prioritas ini dinilai krusial karena berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar publik di kedua negara berkembang.
Di luar sektor digital dan kesehatan, kedua negara juga menyepakati perumusan arah baru hubungan bilateral dalam jangka panjang. Penguatan kemitraan ini dirancang untuk menyentuh aspek-aspek fundamental pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan sosial.
"Fokus utama kami sekarang adalah menyusun agenda masa depan bagi kemitraan komprehensif kedua negara. Hal ini mencakup enam bidang utama yang mencirikan hubungan bilateral kita, mulai dari keamanan dan pertahanan, kerja sama maritim, pengembangan hubungan antarmasyarakat (people-to-people), ikatan peradaban, hingga keputusan untuk saling berbagi pengalaman pembangunan secara aktif," jelas Tandon.
Lihat Juga :