Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun

Jum'at, 17 Juli 2026 - 08:54 WIB
loading...
Purbaya Tarik Dana SAL,...
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyatakan siap melakukan penyetoran kembali dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyatakan siap melakukan penyetoran kembali dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah. Saat ini BTN mengelola dana SAL sebesar Rp38 triliun yang ditempatkan melalui beberapa tahapan transfer.

"Itu awalnya kami terima Rp25 triliun, ada beberapa tahapan, sempat dikembalikan juga. Terakhir posisinya di Rp38 triliun," ujar Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam paparan kinerja di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga: Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN

Nixon menjelaskan BTN menerima tambahan alokasi sekitar Rp13 triliun ketika pemerintah menempatkan dana SAL sebesar Rp100 triliun pada periode terakhir. Dana tersebut digunakan untuk mendukung ekspansi kredit perbankan sesuai arahan pemerintah.

Menurut Nixon, dana SAL di BTN disalurkan ke sektor-sektor utama yang menjadi fokus bisnis bank, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kredit komersial, dan sektor konstruksi. Dari sisi nominal, porsi terbesar penyaluran dana tersebut diberikan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk Bulog. "Agak banyak di BUMN, seperti Bulog dan sebagainya," ujar Nixon.


Terkait proses pengembalian dana, Nixon memastikan bahwa BTN telah berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menyusun jadwal penarikan yang terstruktur. Menurut dia, penentuan waktu penarikan menjadi aspek penting agar tidak mengganggu stabilitas likuiditas bank.

"Perlu memperhatikan timing yang pas. Kemarin kan agak sedikit masalah karena BI Rate naik, SRBI naik, maka likuiditas ketat. Terus duit harus kembali, itu sebenarnya terjadi crossing, berebut akhirnya. Cuman itu sudah berhasil diatasi," kata Nixon.

Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman

Agenda penarikan dana terdekat dijadwalkan berlangsung pada September 2026, di mana bank-bank penerima, termasuk BTN, diwajibkan menyetor kembali sebagian dana SAL kepada pemerintah. Namun, Nixon belum merinci nominal pasti yang harus dikembalikan BTN pada tenggat waktu tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Perempuan Inspiratif...
Perempuan Inspiratif Raih Penghargaan SisBerdaya dan DisBerdaya 2026
DANA Indonesia Dorong...
DANA Indonesia Dorong Finalis SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 Tumbuhkan Bisnis Berkelanjutan
Rekomendasi
Pendaftaran Calon Bintara...
Pendaftaran Calon Bintara PK Pria TNI AL 2026 Kembali Dibuka, Lulusan SMA-D3 Bisa Daftar
Piche Kota Bersyukur...
Piche Kota Bersyukur Status Tersangka Gugur, Tetap Kooperatif di Sidang
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
Berita Terkini
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved