Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Jum'at, 17 Juli 2026 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Jelang Pelimpahan Don Ritto, Penyidik Polri Bawa Boks ke Kejagung
Pemerintah melakukan penyesuaian HBA secara berkala agar mencerminkan dinamika harga batubara di pasar internasional. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha pertambangan dan penerimaan negara, sekaligus memberikan kepastian dalam pelaksanaan transaksi perdagangan batubara.
Selain memperbarui HBA, Kementerian ESDM juga menetapkan Harga Mineral Logam Acuan (HMA) terbaru untuk sejumlah komoditas strategis. Harga acuan nikel ditetapkan sebesar USD15.347 per dry metric ton (dmt), tembaga USD10.362,32 per dmt, emas USD4.180,62 per troy ounce, dan perak USD42,01 per troy ounce.
HMA tersebut menjadi referensi dalam penetapan Harga Patokan Mineral (HPM) yang digunakan sebagai dasar penghitungan nilai penjualan mineral logam di dalam negeri sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah melakukan penyesuaian HBA secara berkala agar mencerminkan dinamika harga batubara di pasar internasional. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha pertambangan dan penerimaan negara, sekaligus memberikan kepastian dalam pelaksanaan transaksi perdagangan batubara.
Selain memperbarui HBA, Kementerian ESDM juga menetapkan Harga Mineral Logam Acuan (HMA) terbaru untuk sejumlah komoditas strategis. Harga acuan nikel ditetapkan sebesar USD15.347 per dry metric ton (dmt), tembaga USD10.362,32 per dmt, emas USD4.180,62 per troy ounce, dan perak USD42,01 per troy ounce.
HMA tersebut menjadi referensi dalam penetapan Harga Patokan Mineral (HPM) yang digunakan sebagai dasar penghitungan nilai penjualan mineral logam di dalam negeri sesuai ketentuan yang berlaku.
(nng)
Lihat Juga :