Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Minggu, 19 Juli 2026 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, William mengingatkan investor agar tidak hanya mengandalkan sentimen jangka pendek dalam mengambil keputusan investasi. Ia menilai pergerakan aset kripto masih dipengaruhi berbagai faktor lain, seperti kebijakan moneter Amerika Serikat, kondisi likuiditas global, hingga perkembangan geopolitik.
Baca Juga: Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Sebagai salah satu bursa aset kripto di Indonesia, Indodax menyatakan terus memperkuat edukasi kepada investor melalui pengenalan strategi investasi jangka panjang, seperti Dollar Cost Averaging (DCA), serta mendorong penerapan prinsip Do Your Own Research (DYOR) sebelum berinvestasi.
William menegaskan bahwa literasi dan manajemen risiko tetap menjadi faktor utama dalam menghadapi volatilitas pasar aset digital. Dengan memahami fundamental dan perkembangan ekonomi global, investor diharapkan dapat mengambil keputusan investasi yang lebih terukur dan sesuai profil risikonya.
Baca Juga: Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Sebagai salah satu bursa aset kripto di Indonesia, Indodax menyatakan terus memperkuat edukasi kepada investor melalui pengenalan strategi investasi jangka panjang, seperti Dollar Cost Averaging (DCA), serta mendorong penerapan prinsip Do Your Own Research (DYOR) sebelum berinvestasi.
William menegaskan bahwa literasi dan manajemen risiko tetap menjadi faktor utama dalam menghadapi volatilitas pasar aset digital. Dengan memahami fundamental dan perkembangan ekonomi global, investor diharapkan dapat mengambil keputusan investasi yang lebih terukur dan sesuai profil risikonya.
(nng)
Lihat Juga :