IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
Senin, 20 Juli 2026 - 07:46 WIB
loading...
A
A
A
IHSG sendiri mencatatkan performa solid sepanjang pekan lalu dengan melonjak 4,24%. Penguatan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir ini disokong oleh melandainya inflasi AS serta keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat utang (sovereign credit rating) Indonesia pada level BBB dengan prospek stabil.
Sisi fundamental dalam negeri juga diperkuat oleh ketahanan realisasi Investasi Asing Langsung (Foreign Direct Investment/FDI) pada kuartal II 2026 yang menorehkan rekor tertinggi sejarah sebesar Rp257,7 triliun, atau tumbuh 27,4% secara tahunan (YoY).
“Di tengah perlambatan ekonomi global dan masih berlangsungnya ketidakpastian geopolitik, capaian tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu destinasi investasi yang menarik bagi investor asing,” kata Imam.
Menariknya, meski menguat tajam pekan lalu, volume perdagangan tercatat relatif rendah. Hal ini dipengaruhi oleh terpecahnya perhatian pelaku pasar menjelang babak final Piala Dunia FIFA, di mana secara historis volume perdagangan saham global bisa menyusut hingga 48 persen saat tim nasional bertanding.
“Seiring berakhirnya turnamen tersebut, likuiditas pasar diperkirakan berpotensi meningkat kembali sehingga dapat menjadi faktor pendukung apabila momentum penguatan IHSG berlanjut,” pungkas Imam.
2. Buy EMTK (Entry: 535 | TP: 585 | SL: <510).
3. Buy BSDE (Entry: 575 | TP: 625 | SL: <550).
4. Buy Obligasi FR0091 (Harga: 96.50 | Kupon 6,375% | YTM 7,13%).
Sisi fundamental dalam negeri juga diperkuat oleh ketahanan realisasi Investasi Asing Langsung (Foreign Direct Investment/FDI) pada kuartal II 2026 yang menorehkan rekor tertinggi sejarah sebesar Rp257,7 triliun, atau tumbuh 27,4% secara tahunan (YoY).
“Di tengah perlambatan ekonomi global dan masih berlangsungnya ketidakpastian geopolitik, capaian tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu destinasi investasi yang menarik bagi investor asing,” kata Imam.
Menariknya, meski menguat tajam pekan lalu, volume perdagangan tercatat relatif rendah. Hal ini dipengaruhi oleh terpecahnya perhatian pelaku pasar menjelang babak final Piala Dunia FIFA, di mana secara historis volume perdagangan saham global bisa menyusut hingga 48 persen saat tim nasional bertanding.
“Seiring berakhirnya turnamen tersebut, likuiditas pasar diperkirakan berpotensi meningkat kembali sehingga dapat menjadi faktor pendukung apabila momentum penguatan IHSG berlanjut,” pungkas Imam.
Berikut rekomendasi IPOT untuk pekan ini:
1. Buy ICBP (Entry: 6850, TP: 7300 | SL: <6625).2. Buy EMTK (Entry: 535 | TP: 585 | SL: <510).
3. Buy BSDE (Entry: 575 | TP: 625 | SL: <550).
4. Buy Obligasi FR0091 (Harga: 96.50 | Kupon 6,375% | YTM 7,13%).
(akr)
Lihat Juga :