Tanggapan Lion Air Soal Tudingan Tak Peduli Jarak Aman Antar Penumpang di Pesawat
Selasa, 22 September 2020 - 20:06 WIB
loading...
Corporate Strategic of Lion Air Group mengkonfirmasi soal penerbangan Lion Air dan Batik Air yang banyak melakukan pelanggaran pembatasan kapasitas angkut pesawat 70% di masa Pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Corporate Strategic of Lion Air Group , Danang Mandala Prihantoro mengkonfirmasi mengenai penerbangan Lion Air dan Batik Air yang banyak melakukan pelanggaran pembatasan kapasitas angkut pesawat 70% di masa Pandemi Covid-19. Menurut dia, dalam penerbangan tertentu kemungkinan jumlah tingkat keterisian penumpang (seat load factor) dapat terjadi melebihi dari batasan kapasitas angkut penumpang yang ditetapkan.
Dia mengaku Lion Group telah menjalankan operasional sebagaimana protokol kesehatan. “Terkait dengan kapasitas angkut penumpang pesawat udara Lion Air Group yang diberikan batasan dalam jumlah yang diangkut, maka penumpang tertentu akan ada duduk berdampingan (bersebelahan dan tidak ada jarak),” ucapnya pada pesan singkatnya di Jakarta, Selasa (22/9/2020).
(Baca Juga: Ditegur Bolak-Balik Langgar Batas Aman Penumpang, Lion Air 'Ngeyel' )
Danang hanya menjelaskan mengenai penerapan protokol kesehatan tanpa menyinggung aturan yang dikeluarkan regulator penerbangan. Berikut adalah konfirmasinya:
Terkait dengan kapasitas angkut penumpang pesawat udara, Lion Air Group yang diberikan batasan dalam jumlah yang diangkut, maka penumpang tertentu akan ada duduk berdampingan (bersebelahan dan tidak ada jarak).
Hal ini diterangkan tidak dapat dihindari, namun sebagai maskapai penerbangan , Lion Air Group mengatur (menata) penempatan pada tempat duduk (seat arrangement) penumpang agar lebih meminimalisir dampak.
Dia mengaku Lion Group telah menjalankan operasional sebagaimana protokol kesehatan. “Terkait dengan kapasitas angkut penumpang pesawat udara Lion Air Group yang diberikan batasan dalam jumlah yang diangkut, maka penumpang tertentu akan ada duduk berdampingan (bersebelahan dan tidak ada jarak),” ucapnya pada pesan singkatnya di Jakarta, Selasa (22/9/2020).
(Baca Juga: Ditegur Bolak-Balik Langgar Batas Aman Penumpang, Lion Air 'Ngeyel' )
Danang hanya menjelaskan mengenai penerapan protokol kesehatan tanpa menyinggung aturan yang dikeluarkan regulator penerbangan. Berikut adalah konfirmasinya:
Terkait dengan kapasitas angkut penumpang pesawat udara, Lion Air Group yang diberikan batasan dalam jumlah yang diangkut, maka penumpang tertentu akan ada duduk berdampingan (bersebelahan dan tidak ada jarak).
Hal ini diterangkan tidak dapat dihindari, namun sebagai maskapai penerbangan , Lion Air Group mengatur (menata) penempatan pada tempat duduk (seat arrangement) penumpang agar lebih meminimalisir dampak.
Lihat Juga :