ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Rabu, 22 Juli 2026 - 13:44 WIB
loading...
ADVAN Universe 2026 digelar di BEC Bandung pada 18–19 Juli 2026. Mengusung dua pilar utama, Gaming Universe dan Creator Universe, kegiatan ini mempertemukan lebih dari 280 talenta digital dari berbagai daerah di Indonesia. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BANDUNG - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan pesatnya industri esports melahirkan peluang baru bagi generasi muda Indonesia untuk berkarier di sektor ekonomi digital . Fenomena tersebut tercermin dalam penyelenggaraan ADVAN Universe 2026 yang berlangsung di Bandung Electronic Center (BEC), Bandung, pada 18–19 Juli 2026.
Mengusung dua pilar utama, Gaming Universe dan Creator Universe, kegiatan ini mempertemukan lebih dari 280 talenta digital dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berasal dari komunitas esports , kreator AI, hingga pecinta teknologi yang berpartisipasi dalam kompetisi, diskusi, dan berbagai aktivitas berbasis inovasi digital. Baca juga: Ekonomi Digital RI Hampir USD100 Miliar, Menko Airlangga Sebut AI Mesin Pertumbuhan Baru
Manager Marketing ADVAN Indonesia, Melly Karmelia, mengatakan ADVAN Universe dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas gaming, kreator digital, dan teknologi dalam satu ekosistem yang saling mendukung. "ADVAN Universe kami hadirkan bukan sekadar sebagai ajang kompetisi. Kami ingin semakin banyak generasi muda yang berani berkarya, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi secara positif untuk menghasilkan karya yang berdampak," katanya.
Menurutnya, perkembangan AI tidak hanya membuka peluang lahirnya bentuk kreativitas baru. Namun juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.
Pada hari pertama, Gaming Universe menghadirkan turnamen Mobile Legends yang diikuti 32 tim atau sekitar 160 pemain dari komunitas Mobile Legends Bandung. Kompetisi berlangsung sejak babak 32 besar hingga grand final dengan menampilkan strategi dan kemampuan terbaik setiap tim.
Selain pertandingan, peserta juga berkesempatan mencoba langsung performa Smartphone ADVAN Macha dan Laptop ADVAN AI Gen Ultra T, perangkat yang dirancang untuk mendukung kebutuhan gaming, pembuatan konten, produktivitas digital, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Pengalaman tersebut dilengkapi berbagai aktivitas interaktif seperti product experience, booth challenge, stamp card, serta doorprize yang memperkuat interaksi antara teknologi dan komunitas. Setelah melalui persaingan yang kompetitif, Navi Junior berhasil meraih gelar juara Mobile Legends Competition ADVAN Universe 2026.
Sementara itu, Creator Universe menjadi ruang bagi berkembangnya kreativitas berbasis kecerdasan buatan. Sebanyak 121 kreator AI dari berbagai daerah di Indonesia mengirimkan karya dalam AI Advertisement Video Competition, sebuah kompetisi yang menantang peserta menghasilkan video iklan dengan memanfaatkan teknologi AI.
Dari seluruh karya yang masuk, dewan juri menetapkan 20 finalis terbaik untuk tampil pada babak Grand Final. Penilaian dilakukan berdasarkan kreativitas, kekuatan storytelling, pemanfaatan AI, serta kualitas presentasi. Melalui kompetisi tersebut, Fauzan Aristyo Rahadian berhasil meraih gelar juara setelah menghadirkan karya yang dinilai mampu memadukan kreativitas dan pemanfaatan teknologi AI secara efektif dalam menyampaikan pesan.
Selain kompetisi, Creator Universe menghadirkan AI Talkshow bersama AI Professional Alif Ma'luf dan Manager Marketing ADVAN Indonesia, Melly Karmelia. Diskusi tersebut mengulas perkembangan AI, peluang teknologi generatif dalam industri kreatif, serta tantangan yang dihadapi para kreator di tengah percepatan transformasi digital.
Juara AI Advertisement Video Competition, Fauzan Aristyo Rahadian, menilai AI memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas bagi para kreator. Namun demikian, kreativitas manusia tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai.
"Kompetisi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. AI memberikan peluang baru untuk mengeksplorasi ide dengan lebih luas, namun kreativitas manusia tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya yang berkualitas," katanya.
Hal senada disampaikan perwakilan Navi Junior. Menurutnya, penyelenggaraan ADVAN Universe menghadirkan kompetisi yang kompetitif sekaligus menjadi wadah bagi komunitas esports untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas jejaring. Baca juga: Esports Sumbang Medali di Asian Youth Games 2025, Ketum PB ESI Budi Gunawan: Hasil Pembinaan Berjenjang
"Persaingan berlangsung sangat ketat karena setiap tim datang dengan persiapan terbaik. Kami berharap ADVAN Universe terus menjadi wadah bagi komunitas esports Indonesia untuk berkembang dan melahirkan pemain-pemain baru," ujarnya.
Penyelenggaraan ADVAN Universe 2026 menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem digital tidak hanya bergantung pada kemajuan perangkat teknologi, tetapi juga pada tersedianya ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan talenta, industri, dan komunitas. Melalui sinergi antara esports, kecerdasan buatan, dan edukasi teknologi, ajang ini menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi kreatif yang siap berkontribusi dalam transformasi digital Indonesia.
Mengusung dua pilar utama, Gaming Universe dan Creator Universe, kegiatan ini mempertemukan lebih dari 280 talenta digital dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berasal dari komunitas esports , kreator AI, hingga pecinta teknologi yang berpartisipasi dalam kompetisi, diskusi, dan berbagai aktivitas berbasis inovasi digital. Baca juga: Ekonomi Digital RI Hampir USD100 Miliar, Menko Airlangga Sebut AI Mesin Pertumbuhan Baru
Manager Marketing ADVAN Indonesia, Melly Karmelia, mengatakan ADVAN Universe dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas gaming, kreator digital, dan teknologi dalam satu ekosistem yang saling mendukung. "ADVAN Universe kami hadirkan bukan sekadar sebagai ajang kompetisi. Kami ingin semakin banyak generasi muda yang berani berkarya, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi secara positif untuk menghasilkan karya yang berdampak," katanya.
Menurutnya, perkembangan AI tidak hanya membuka peluang lahirnya bentuk kreativitas baru. Namun juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.
Pada hari pertama, Gaming Universe menghadirkan turnamen Mobile Legends yang diikuti 32 tim atau sekitar 160 pemain dari komunitas Mobile Legends Bandung. Kompetisi berlangsung sejak babak 32 besar hingga grand final dengan menampilkan strategi dan kemampuan terbaik setiap tim.
Selain pertandingan, peserta juga berkesempatan mencoba langsung performa Smartphone ADVAN Macha dan Laptop ADVAN AI Gen Ultra T, perangkat yang dirancang untuk mendukung kebutuhan gaming, pembuatan konten, produktivitas digital, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Pengalaman tersebut dilengkapi berbagai aktivitas interaktif seperti product experience, booth challenge, stamp card, serta doorprize yang memperkuat interaksi antara teknologi dan komunitas. Setelah melalui persaingan yang kompetitif, Navi Junior berhasil meraih gelar juara Mobile Legends Competition ADVAN Universe 2026.
Sementara itu, Creator Universe menjadi ruang bagi berkembangnya kreativitas berbasis kecerdasan buatan. Sebanyak 121 kreator AI dari berbagai daerah di Indonesia mengirimkan karya dalam AI Advertisement Video Competition, sebuah kompetisi yang menantang peserta menghasilkan video iklan dengan memanfaatkan teknologi AI.
Dari seluruh karya yang masuk, dewan juri menetapkan 20 finalis terbaik untuk tampil pada babak Grand Final. Penilaian dilakukan berdasarkan kreativitas, kekuatan storytelling, pemanfaatan AI, serta kualitas presentasi. Melalui kompetisi tersebut, Fauzan Aristyo Rahadian berhasil meraih gelar juara setelah menghadirkan karya yang dinilai mampu memadukan kreativitas dan pemanfaatan teknologi AI secara efektif dalam menyampaikan pesan.
Selain kompetisi, Creator Universe menghadirkan AI Talkshow bersama AI Professional Alif Ma'luf dan Manager Marketing ADVAN Indonesia, Melly Karmelia. Diskusi tersebut mengulas perkembangan AI, peluang teknologi generatif dalam industri kreatif, serta tantangan yang dihadapi para kreator di tengah percepatan transformasi digital.
Juara AI Advertisement Video Competition, Fauzan Aristyo Rahadian, menilai AI memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas bagi para kreator. Namun demikian, kreativitas manusia tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai.
"Kompetisi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. AI memberikan peluang baru untuk mengeksplorasi ide dengan lebih luas, namun kreativitas manusia tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya yang berkualitas," katanya.
Hal senada disampaikan perwakilan Navi Junior. Menurutnya, penyelenggaraan ADVAN Universe menghadirkan kompetisi yang kompetitif sekaligus menjadi wadah bagi komunitas esports untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas jejaring. Baca juga: Esports Sumbang Medali di Asian Youth Games 2025, Ketum PB ESI Budi Gunawan: Hasil Pembinaan Berjenjang
"Persaingan berlangsung sangat ketat karena setiap tim datang dengan persiapan terbaik. Kami berharap ADVAN Universe terus menjadi wadah bagi komunitas esports Indonesia untuk berkembang dan melahirkan pemain-pemain baru," ujarnya.
Penyelenggaraan ADVAN Universe 2026 menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem digital tidak hanya bergantung pada kemajuan perangkat teknologi, tetapi juga pada tersedianya ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan talenta, industri, dan komunitas. Melalui sinergi antara esports, kecerdasan buatan, dan edukasi teknologi, ajang ini menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi kreatif yang siap berkontribusi dalam transformasi digital Indonesia.
(poe)
Lihat Juga :