Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:57 WIB
loading...
Lokasi PFII Belum Final,...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai sidang debottlenecking di Jakarta, Kamis (23/7/2026). FOTO/Anggie Ariesta
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum menetapkan lokasi final pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), termasuk opsi pembangunan di atas lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Bali. Penentuan lokasi masih dalam tahap kajian dengan mempertimbangkan sejumlah alternatif yang telah diusulkan.

"Belum. Mungkin seperti itu, mungkin juga nggak, nanti kita lihat. Kan yang nentuin aslinya menteri keuangan kan," kata Purbaya usai sidang debottlenecking di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara

Purbaya mengatakan hingga kini pemerintah masih mengevaluasi sejumlah lokasi yang diajukan sebagai calon kawasan PFII. Menurut dia, usulan yang masuk belum bersifat final sehingga keputusan mengenai lokasi pembangunan masih akan diputuskan setelah seluruh kajian selesai.


Ia juga mengungkapkan belum ada pembahasan lanjutan dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara terkait pemanfaatan lahan milik BUMN untuk proyek tersebut. Meski beberapa lokasi telah ditinjau, pemerintah masih memerlukan pembahasan lebih lanjut sebelum menetapkan pilihan akhir. "Mereka pernah melihat beberapa tempat, tapi usulannya kan belum selalu clear. Nanti kita lihat," ujar Purbaya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah telah meninjau sejumlah lokasi di Bali yang berpotensi menjadi kawasan PFII. Beberapa alternatif tersebut merupakan lahan milik BUMN, termasuk kawasan ekonomi khusus (KEK), wilayah Bali Barat, serta lahan di sekitar bandara.

Baca Juga: Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta

Menurut Airlangga, lokasi-lokasi tersebut dipertimbangkan karena dinilai memiliki potensi mendukung pengembangan pusat finansial internasional. Pemerintah bersama sejumlah kementerian dan lembaga masih melakukan penilaian terhadap setiap alternatif sebelum menetapkan lokasi definitif.

Pemerintah sebelumnya telah menetapkan Bali sebagai wilayah pengembangan PFII. Salah satu opsi yang mengemuka adalah kawasan Bali Barat yang memanfaatkan lahan BUMN di sekitar bandara, namun keputusan akhir masih menunggu hasil kajian dan penetapan oleh Kementerian Keuangan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved