Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Kamis, 23 Juli 2026 - 21:50 WIB
loading...
PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menggelar program Coastal Education 2026 di Pantai Tangkoko, Kota Bitung, Sulawesi Utara. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menggelar program Coastal Education 2026 di Pantai Tangkoko, Kota Bitung, Sulawesi Utara, sebagai upaya menanamkan kesadaran menjaga kelestarian laut kepada anak-anak sejak usia dini. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional itu diikuti ratusan siswa sekolah dasar dari kawasan pesisir dan dirangkaikan dengan aksi bersih pantai bersama berbagai pemangku kepentingan.
"Melalui gerakan edukasi dan aksi bersih pantai ini, PTK berperan dalam menjaga keberlanjutan sehingga tidak hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi aksi nyata di lapangan. Kolaborasi bersama masyarakat dan sekolah adalah kunci menjaga kekayaan pesisir Indonesia demi generasi mendatang," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PTK Eko Cahyadi dalam keterangan pers, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga: Bali Kini Punya Grand Ballroom Kapasitas 2.300 Tamu Menghadap Laut
Para siswa diajak belajar mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut melalui cerita tentang terumbu karang, biota laut, dan kebersihan lingkungan pantai yang disampaikan para sukarelawan PTK dan Pertamina Group. Konsep belajar sambil bermain itu bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Pantai Tangkoko dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai ekologis tinggi sebagai bagian dari Coral Triangle, kawasan yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Wilayah tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir Indonesia.
Selain memberikan edukasi, PTK juga menggelar aksi Coastal Clean Up bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bitung, pemerintah kelurahan, serta organisasi masyarakat seperti Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Direktur Armada PTK Dewi Susanti mengatakan pendidikan maritim sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang peduli terhadap kelestarian laut. Menurut dia, pemahaman mengenai pentingnya ekosistem pesisir akan mendorong anak-anak menjadi pelindung lingkungan di masa depan.
Baca Juga: Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PTK dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan pendidikan berkualitas, penanganan perubahan iklim, dan pelestarian ekosistem laut. Perusahaan berharap pelestarian kawasan pesisir dapat mendukung pengembangan destinasi wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Noelia, siswi SD Inpres 482 Batu Putih, Bitung, mengaku senang dapat belajar cara menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan ekosistem laut. Semangat serupa juga dirasakan para relawan PTK yang berharap program edukasi maritim tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian laut Indonesia.
"Melalui gerakan edukasi dan aksi bersih pantai ini, PTK berperan dalam menjaga keberlanjutan sehingga tidak hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi aksi nyata di lapangan. Kolaborasi bersama masyarakat dan sekolah adalah kunci menjaga kekayaan pesisir Indonesia demi generasi mendatang," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PTK Eko Cahyadi dalam keterangan pers, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga: Bali Kini Punya Grand Ballroom Kapasitas 2.300 Tamu Menghadap Laut
Para siswa diajak belajar mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut melalui cerita tentang terumbu karang, biota laut, dan kebersihan lingkungan pantai yang disampaikan para sukarelawan PTK dan Pertamina Group. Konsep belajar sambil bermain itu bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Pantai Tangkoko dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai ekologis tinggi sebagai bagian dari Coral Triangle, kawasan yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Wilayah tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir Indonesia.
Selain memberikan edukasi, PTK juga menggelar aksi Coastal Clean Up bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bitung, pemerintah kelurahan, serta organisasi masyarakat seperti Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Direktur Armada PTK Dewi Susanti mengatakan pendidikan maritim sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang peduli terhadap kelestarian laut. Menurut dia, pemahaman mengenai pentingnya ekosistem pesisir akan mendorong anak-anak menjadi pelindung lingkungan di masa depan.
Baca Juga: Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PTK dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan pendidikan berkualitas, penanganan perubahan iklim, dan pelestarian ekosistem laut. Perusahaan berharap pelestarian kawasan pesisir dapat mendukung pengembangan destinasi wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Noelia, siswi SD Inpres 482 Batu Putih, Bitung, mengaku senang dapat belajar cara menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan ekosistem laut. Semangat serupa juga dirasakan para relawan PTK yang berharap program edukasi maritim tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian laut Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :