Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%

Jum'at, 24 Juli 2026 - 07:33 WIB
loading...
A A A
Untuk barang impor yang saat ini sedang dalam perjalanan (goods in transit), pemerintah AS memberikan masa tenggang pabean hingga tanggal 28 Juli.

Akal-akalan Hukum atau Reformasi Sejati?

Sejumlah pengamat hukum perdagangan menilai langkah ini pada dasarnya adalah "reinkarnasi" dari tarif 10% yang expired, namun dikemas ulang menggunakan isu hak asasi manusia (HAM) agar aman dari pembatalan pengadilan.

"Seperti yang diperkirakan, tarif kerja paksa ini sebagian besar meniru tingkat tarif yang berlaku dan menggantikan tarif 10% berdasarkan Pasal 122 yang kedaluwarsa pada hari Jumat," jelas Tim Brightbill, pakar hukum perdagangan dari firma Wiley Rein di Washington.

Meskipun demikian, pejabat senior Gedung Putih membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa langkah ini merupakan jawaban atas desakan Kongres AS dari lintas partai (Demokrat dan Republik) untuk membersihkan rantai pasok global dari praktik kerja paksa.

Bagaimana dampak kenaikan tarif impor 10% ini terhadap daya saing produk ekspor Indonesia di pasar Amerika Serikat?.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Rekomendasi
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Glenny H Kairupan, Dirut Baru Garuda Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved