Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit

Jum'at, 24 Juli 2026 - 21:33 WIB
loading...
Tingkatkan Nilai Jual...
RPN meningkatkan kapasitas sumber daya manusia perkebunan melalui Pelatihan Petani Sawit Kelas Teknik Panen dan Pascapanen dalam Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) meningkatkan kapasitas sumber daya manusia perkebunan melalui Pelatihan Petani Sawit Kelas Teknik Panen dan Pascapanen dalam Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 guna mendorong produktivitas dan kualitas hasil perkebunan sawit rakyat.

Pelatihan yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) itu difokuskan pada penerapan teknik panen dan penanganan pascapanen yang tepat untuk menekan kehilangan hasil (losses), meningkatkan rendemen minyak sawit, serta memperkuat daya saing pekebun.

Kepala Bagian Usaha Hulu Pusat Penelitian Kelapa Sawit PT RPN Fandi Hidayat mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi pekebun agar mampu menerapkan teknik panen dan pascapanen sesuai standar di lapangan.

"Melalui pelatihan ini diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mampu menerapkan praktik yang tepat di lapangan sehingga produktivitas, mutu hasil, dan efisiensi usaha perkebunan dapat terus meningkat," kata Fandi dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).

Baca Juga: AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit

Pelatihan yang berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, pada 20–25 Juli 2026 itu diikuti 133 peserta yang terdiri atas pekebun, penyuluh, dan aparatur sipil negara (ASN) dari Kabupaten Muara Enim. Peserta berasal dari empat koperasi pekebun, didampingi empat penyuluh Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim serta dua perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut Fandi, produktivitas kebun sawit tidak hanya bergantung pada penggunaan benih unggul dan pemupukan, tetapi juga ditentukan oleh ketepatan teknik panen dan penanganan tandan buah segar (TBS). Kesalahan dalam menentukan tingkat kematangan buah, tidak mengutip brondolan, maupun penanganan TBS yang tidak sesuai standar dapat menurunkan kualitas hasil dan rendemen minyak sawit. Karena itu, peserta diharapkan menerapkan ilmu yang diperoleh sekaligus membagikannya kepada pekebun lainnya.


Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Dian Eka Putra mengapresiasi sinergi BPDP, Ditjenbun, dan PT RPN dalam memperkuat kapasitas pekebun. Menurut dia, tahapan panen dan pascapanen sangat menentukan kualitas TBS dan nilai jual komoditas sawit. "Jika waktu pemanenan tidak tepat, maka hasil maupun mutu produk akan berkurang. Karena itu teknik panen dan penanganan pascapanen menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas hasil sekaligus meningkatkan nilai jual komoditas," ujarnya.

Selama pelatihan, peserta mempelajari regulasi, persiapan panen, penentuan tingkat kematangan buah, teknik pemanenan, penanganan TBS dan brondolan, sistem pengangkutan, hingga penerapan traceability. Kegiatan juga dilengkapi kunjungan lapangan ke perusahaan perkebunan pada 23 Juli 2026 untuk melihat penerapan standar operasional.

Baca Juga: RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim Muslim Budiman menilai pelatihan tersebut akan membantu pekebun menghasilkan TBS yang lebih berkualitas, mengurangi losses, meningkatkan rendemen minyak sawit, serta pada akhirnya mendongkrak pendapatan pekebun dan produktivitas perkebunan sawit rakyat secara berkelanjutan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Prabowo Heran Minyak...
Prabowo Heran Minyak Goreng Sempat Langka, Padahal Indonesia Penghasil Sawit Terbesar
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
Rekomendasi
Cerita Mutiara, Anak...
Cerita Mutiara, Anak Penjual Tahu Keliling yang Lolos ke ITB dan Raih KIP Kuliah
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved