Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS

Senin, 27 Juli 2026 - 11:21 WIB
loading...
Efek Gubernur BI Mundur,...
Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan Senin (27/7/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis pada awal perdagangan Senin (27/7/2026) ke level Rp17.972 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah terkoreksi tipis 0,05 persen dibandingkan posisi penutupan akhir pekan lalu yang sebesar Rp17.963 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai bahwa dinamika kepemimpinan di Bank Indonesia pascamundurnya Perry Warjiyo dan penunjukan Destry Damayanti sebagai Penjabat Sementara (PjS) Gubernur BI berpotensi memicu sentimen negatif di pasar keuangan nasional.

"Saya melihat hal ini bisa menjadi sentimen negatif bagi pasar modal maupun nilai tukar rupiah. Pasalnya, kondisi ini dapat dipersepsikan atau dikaitkan dengan independensi BI," ujar Lukman dalam risetnya, Senin (27/7/2026).

Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI

Kendati demikian, Lukman memproyeksikan rupiah masih memiliki ruang untuk menguat secara terbatas terhadap dolar AS sepanjang hari ini. Hal tersebut didorong oleh meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah menyusul penghentian aksi saling serang antara AS dan Iran. Namun, laju penguatan diprediksi akan tertahan seiring langkah investor yang cenderung bersikap wait and see menjelang rilis deretan data ekonomi penting dari Negeri Paman Sam.


"Investor tengah menanti rilis data produk domestik bruto (PDB), inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE), serta hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed," tegasnya.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
Mempertimbangkan kombinasi faktor domestik dan global tersebut, pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan berfluktuasi pada kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Independensi BI Dipertaruhkan...
Independensi BI Dipertaruhkan dalam Pemilihan Gubernur Baru
Soal Pengganti Perry...
Soal Pengganti Perry Warjiyo, DPR Tunggu Usulan Prabowo
Profil Destry Damayanti,...
Profil Destry Damayanti, Penjabat Sementara Gubernur BI Gantikan Perry Warjiyo
Ekonom: Gubernur BI...
Ekonom: Gubernur BI Mundur Picu Volatilitas Pasar Jangka Pendek
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Ucapkan 6 Pernyataan sebelum Resmi Mundur dari Jabatan
Profil Febrie Adriansyah,...
Profil Febrie Adriansyah, Jampidsus Kejagung yang Mundur Sering Ungkap Kasus Kakap
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Rekomendasi
BGN Pecat Ratusan Pegawai,...
BGN Pecat Ratusan Pegawai, Sudaryono: Ada yang Terindikasi Judi Online hingga Ngentit Duit
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Berita Terkini
Tumbuh Bersama Danantara,...
Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Catatkan Rekor Performa Positif Separuh Pertama 2026
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Independensi BI Dipertaruhkan...
Independensi BI Dipertaruhkan dalam Pemilihan Gubernur Baru
Pos Indonesia Bayar...
Pos Indonesia Bayar Imbal Hasil Sukuk Ijarah Senilai Rp24,12 Miliar
Soal Pengganti Perry...
Soal Pengganti Perry Warjiyo, DPR Tunggu Usulan Prabowo
Wujud Menambang dengan...
Wujud Menambang dengan Hati, NHM Peduli Konsisten Layani Ratusan Warga melalui Ambulans Gratis
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved