Pemerintah Optimis Serapan Dana PEN Bisa 100% hingga Akhir Tahun, Yakin?

Rabu, 23 September 2020 - 17:55 WIB
loading...
Pemerintah Optimis Serapan...
Pemerintah yakin dana PEN Rp695,2 triliun dapat terserap hingga seluruhnya akhir tahun nanti. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah optimis penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 sebesar Rp695,20 triliun akan terealisasi 100% hingga akhir tahun.

(Baca Juga: Disentil Dulu, Kucuran Dana PEN Baru Moncer Mencapai Rp253,4 Triliun) "Pemerintah yakin bahwa program PEN ini serapannya akan bisa mencapai 100% di akhir tahun ini. Kita akan terus mengganggarkan dana PEN ini agar tepat sasaran," ujar Airlangga dalam diskusi secara virtual, Rabu (23/9/2020).

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya menyebutkan, realisasi penyaluran dana PEN per 16 September 2020 telah mencapai Rp254,4 triliun atau 36,6% dari pagu Rp695,2 triliun.

Dia melanjutkan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran PEN untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp123,46 triliun dari anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp695,20 triliun pada tahun 2020. "Program PEN tersebut masih akan berlanjut hingga tahun 2021," katanya.

Airlangga mengakui, banyak sekali sektor yang terdampak pandemi Covid-19. Karena itu, tegas dia, berbagai stimulus dalam PEN harus dimaksimalkan, termasuk untuk UMKM.

(Baca Juga: Holding Aviasi dan Pariwisata Jadi Instrumen Pemulihan Ekonomi RI)

"Oleh karena itu pemerintah mendorong beberapa program ada paket bantuan presiden tunai, kemudian ada KUR dan juga stimulus dalam bentuk super mikro, dan pemerintah memberikan keringanan bunga 6% sampai Desember artinya bunganya KUR menjadi 0%," paparnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
BI Rate Turun, Ekonom...
BI Rate Turun, Ekonom Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Satu Arah Dorong Pemulihan Ekonomi
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
China Kembali Terjerat...
China Kembali Terjerat Deflasi, Tanda Ekonomi dalam Bahaya
Ekonomi China Bangkit...
Ekonomi China Bangkit Diluar Prediksi, Tumbuh 4,9% Kuartal III-2023
Presiden Prabowo Siapkan...
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
Mahfud MD Ungkap Tegaknya...
Mahfud MD Ungkap Tegaknya Hukum dapat Membuat Perekonomian Tumbuh
Investasi di Jabar Tembus...
Investasi di Jabar Tembus Rp103 Triliun, Ridwan Kamil: Buah Pemikiran KPED
Rekomendasi
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Penampakan Cumi-cumi...
Penampakan Cumi-cumi Raksasa Pertama Kalinya Sejak 100 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved