Lewat PaDi, Erick Thohir Ingin UMKM Bisa Ikut Pengadaan di BUMN
Kamis, 24 September 2020 - 14:04 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat sejumlah upaya untuk mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satu upaya kementerian adalah menggandeng pelaku UMKM dalam program platform pasar digital atau PaDi.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, melalui platform PaDI pelaku UMKM dapat melakukan pengadaan produksinya di BUMN. ( Baca juga:Genjot Kanal Digital, Penyaluran KUR BRI Sudah Capai Rp84,8 T )
"Ini tentang agar teman-teman dari UMKM bisa ikut pengadaan di BUMN-BUMN yang ada," ujar Arya dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).
Disamping itu, Kementerian BUMN juga ikut mendukung UMKM yang ada agar bisa segera masuk ke ranah marketplace. Hal itu dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan Lazada, Zalora, Tokopedia, Shopee, dan para marketplace lainnya. "Supaya mereka juga bisa ikut menghidupkan kembali UMKM," ujarnya.
Diketahui, melalui platform PaDi, Menteri BUMN Erick Thohir berharap nantinya BUMN dapat melakukan pemesanan produk dengan tender hingga Rp14 miliar kepada UMKM.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, melalui platform PaDI pelaku UMKM dapat melakukan pengadaan produksinya di BUMN. ( Baca juga:Genjot Kanal Digital, Penyaluran KUR BRI Sudah Capai Rp84,8 T )
"Ini tentang agar teman-teman dari UMKM bisa ikut pengadaan di BUMN-BUMN yang ada," ujar Arya dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).
Disamping itu, Kementerian BUMN juga ikut mendukung UMKM yang ada agar bisa segera masuk ke ranah marketplace. Hal itu dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan Lazada, Zalora, Tokopedia, Shopee, dan para marketplace lainnya. "Supaya mereka juga bisa ikut menghidupkan kembali UMKM," ujarnya.
Diketahui, melalui platform PaDi, Menteri BUMN Erick Thohir berharap nantinya BUMN dapat melakukan pemesanan produk dengan tender hingga Rp14 miliar kepada UMKM.
Lihat Juga :