Erick Thohir Mau Apa Kunjungi Korsel Saat Pandemi? Ini Bocorannya

Kamis, 24 September 2020 - 16:54 WIB
loading...
Erick Thohir Mau Apa...
Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick Thohir saat ini tengah berada di Korea Selatan (Korsel). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick Thohir saat ini tengah berada di Korea Selatan (Korsel). Dalam kunjungan kerja itu, Erick juga membahas perihal vaksin Covid-19 dengan otoritas setempat.

(Baca Juga: Kelas Menengah Susul Korsel, Erick Makin Pede RI Jadi Negara Besar )

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut, keberadaan Erick Thohir di Korsel merupakan bagian dari tindak lanjut kerja sama pemerintah Indonesia dengan sejumlah negara, termasuk Korea Selatan untuk melakukan pengembanagan vaksin.

"Pak Erick Thohir sekarang lagi ke Korsel, ini juga merupakan bagian dari langkah-langkah ini (pengembagan vaksin). Kemarin beliau sudah berangkat ke Korsel," ujar Arya, dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).

Keberadaan Erick di Korsel memang didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Sebelumnya, Bahlil sempat membocorkan agenda dia dan Erick.

Dia bilang, dalam kunjungan itu mereka akan menyepakati kerja sama ihwal pembangunan pabrik baterai lithium (electric vehicle/EV battery) di Indonesia.

(Baca Juga: Tak Mau Ketinggalan, Indonesia Bisa Bikin Baterai Kendaraan Listrik 4 Tahun Lagi )

Bahkan, di depan Komisi VI DPR, dia mengklaim, pembangunan pabrik baterai lithium di Indonesia ini akan menjadi proyek terbesar di dunia. Di mana, pemerintah menyiapkan 100 hektare lahan di Batam yang digunakan sebagai lokasi pabrik.

"Ini investasinya besar dan ini terbesar di dunia dan itu lokasinya adalah di Batam, 100 hektare. Jadi, saya besok (Rabu) dengan Pak Erick ke Korea Selatan untuk menyelesaikan persoalan hilirisasi EV battery ini," ujar Bahlil.

Dalam kunjungan ke Korsel, mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu juga menyebut, dia bersama Menteri Erick akan bertemu dengan sejumlah investor asal perusahan setempat. Meski begitu, dia tidak menyebut perusahaan mana yang dia maksudkan.

"Bahkan ada beberapa perusahaan Korea Selatan juga. Dalam kunjungan kami dengan Pak Erick akan meng-clear-kan ini, sedikit lagi," ujar dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved